Kenaikan Harga Timah Tak Tertahan Saatnya Perusahan Penambangan Berburu Cuan

Tim_Wow    •    Kamis, 23 September 2021 | 11:34 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGALPINANG, www.wowbabel.com – Perusahaan penambangan dunia mulai pasang ancang-ancang menggarap proyek penamabangan timah. Booming harga timah yang terjadi sepanjang tahun 2021 memberikan keuntungan yang fantastis.

Perusahaan penambangan Elementos dari Australia sedang mempersiapkan kegiatan operasional penambangan di Spanyol dan Asutralia.

Baca Juga: Persediaan Barang Makin Rendah Picu Lonjakan Harga Timah

Serangkaian study kelayakan dilakukan perusahaan ini sejak dua tahun lalau menilai dengan harga timah sudah di atas US$ 33.000 per metrik ton dibandingkan dengan deposit di wilayah penambangan mereka memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan.

Tidak saja Elementos, perusahan penambangan dunia lainnya Stellar Resources Limited mulai meningkatkan proyek tambang timah di Heemskirk. Bahkan Steller juga bersiap menggarap penambangan timah di Tasmania.

“Proyek pertambangan di Pantai Barat  yang potensial memiliki posisi yang baik untuk memanfaatkan pasar timah yang sedang booming. Melonjaknya harga timah sejak awal tahun  2021 telah membangkitkan minat investor yang kuat pada proyek-proyek timah," kata Stellar Resources Limited dalam laporan tahunan 2021.

"Ini telah memungkinkan Stellar untuk mengumpulkan modal untuk memajukan proyek Timah Heemskirk andalannya, sumber daya timah tingkat tertinggi yang belum dikembangkan di Australia dan tertinggi kedua secara global,” tulis laporan tahunan yang dikutip dari advocate.com.au , Rabu (23/9/2021).

Stellar terus meninjau alur kerja proyek dan studi yang diperlukan untuk memajukan proyek timah Heemskirk ke penyelesaian pra studi pra kelayakan dan BFS (studi kelayakan biaya.

Stellar mengatakan, permintaan yang kuat untuk timah telah melampaui pasokan global dan menciptakan pasar yang sangat ketat.

“Pandemi Covid-19  dan maraknya pekerjaan jarak jauh telah mendorong permintaan komputer dan perangkat elektronik rumah lainnya," kata Stellar.

“Karena solder timah adalah pengikat yang menghubungkan semua barang elektronik, ini berarti permintaan timah meningkat," katanya.

Apalagi menurut Stellar,  pasokan timah global turun tiga tahun terakhir, dengan penurunan produksi empat produsen timah terbesar yakni  Cina, Indonesia, Myanmar dan Amerika Selatan.

"Banyak tambang timah yang ada sekarang memiliki kadar yang lebih rendah dan sumber daya yang semakin berkurang," katanya.

Perusahaan juga berencana mencari emas dan timah setelah mendapat delapan dari 12  lisensi eksplorasi pertama atas Proyek Eksplorasi Emas Tasmania Timur Laut.

Sebelumnya Elemtos (ASX:ELT) perusahaan penambangan timah di Spanyol dan  Australia sedang melakukan studi kelayakan (DFS) untuk proyek timah Oropesa di Spanyol. Proyek penambangan timah di Spanyol yang mereka garap untuk menghasilkan  produk sampingan  mengisi defisit timah dunia yang menyebabkan  harga timah tetap solid.

“Kami melakukan studi ekonomi terbaru pada awal 2020 yang cukup menguntungkan dengan pengembalian yang layak  didasarkan pada harga timah US$19.750 per ton,” kata CEO of tin junior Elementos (ASX:ELT) Joe David baru-baru ini.

Oleh sebab itu menurut Elementos dengan harga timah di atas  US$33.000, proyek penmabangan timah yang mereka garap memiliki keekonomian  yang fantastis. Elementos berharap harga timah bertahan di atas US$33.000 per ton sampai beberapa tahun kedepan.

“Kami percaya produk sampingan ini mendukung  defisit pasokan tetap akan menjadikan harga timah yang layak. Perkiraan kami menunjukkan harga  bertahan di atas US$30.000 per ton untuk beberapa tahun lagi,” ujarnya.

“Kami ingin proyek ini berjalan secepat mungkin, tetapi kami akan membutuhkan waktu setahun depan untuk menyelesaikan DFS. Kemudian beberapa tahun setelah itu untuk  beroperasi," tutupnya. (wb)



MEDSOS WOWBABEL