Kelurahan Air Mawar Wakili Kota Pangkalpinang untuk Sampel SDI

Hendri Dede PKP    •    Sabtu, 11 September 2021 | 18:18 WIB
Lokal
Pengukuran Sport Development Index (SDI) di Lapangan Basket Kelurahan Air Mawar, Kota Pangkalpinang.(ist)
Pengukuran Sport Development Index (SDI) di Lapangan Basket Kelurahan Air Mawar, Kota Pangkalpinang.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang bekerjasama dengan Kementerian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora) menggelar Pengukuran Sport Development Index (SDI).

Kegiatan yang bertempat di Lapangan Basket Kelurahan Air Mawar tersebut diikuti 30 orang masyarakat sekitar dan dilaksanakan pada 10 hingga 12 September 2021 mendatang.

Kepala Bidang Olahraga Kota Pangkalpinang Mashur Samsuri SH atau biasa disapa Dimas mengatakan Kelurahan Air Mawar ditunjuk mewakili Kota Pangkalpinang dalam pengambilan sampel SDI bersama dengan Kelurahan/Desa Wilayah Sumbagsel dengan peserta mulai dari anak-anak, remaja, dewasa serta orang tua.

Dijelaskan Dimas, Sport Development Index (SDI) merupakan istilah dalam olahraga semacam metode pengukuran alternatif untuk mengukur kemajuan pembangunan olahraga Indonesia. Sehingga pada Tahun 2021 SDI diselenggarakan di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

"SDI ini yg sangat Penting karena sebagai Indeks gabungan yang mencerminkan keberhasilan pembangunan olahraga berdasarkan empat dimensi dasar meliputi ketersedian ruang terbuka unk olahraga, tenaga keolahragaan, partisipasi warga atau masyarakat dalam berolahraga dan derajat kebugaran jasmani yang dicapai oleh masyarakat dengan tujuan untuk melihat peta Olahraga indonesia pada umumnya," jelas Dimas.

Pembukaan pengambilan sampel SDI tersebut dihadiri Lurah Air Mawar, ketua serta sekretaris SDI kota Pangkalpinang dan  Koordinator dari provinsi yang diwakili oleh Hadi yang sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Sementara itu Kadispora Kota Pangkalpinang, Manto SE  menambahkan, SDI merupakan sebuah parameter dalam mengukur pembangunan olahraga di daerah maupun negara. Karena metodenya bisa mengukur kemajuan pembangunan olahraga.

"Seberapa baik hasil dari perhitungan tersebut selanjutnya bisa dibuat untuk evaluasi sebagaimana pembangunan olahraga di suatu daerah maupun negara yang bisa berdampak pada olahraga pendidikan, olahraga rekreasi dan prestasi," pungkasnya.(hen/wb) 




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE