Koni Babel Pastikan Atlet 90 Persen Siap Berlaga di PON Papua

Firman    •    Rabu, 08 September 2021 | 09:43 WIB
Lokal
Caption: Atlet PON XX dari Bangka Belitung sedang latihan. (IST)
Caption: Atlet PON XX dari Bangka Belitung sedang latihan. (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan para atlet Babel dari berbagai Cabag Olahraga (Cabor) 90 persen siap berlaga di Pekan Olahraga Nasional Papua XX 2-15 Oktober 2021.

Menurut Ketua Koni Babel Elfandi, para atlet Babel dari 20 Cabor, sejak bulan Januari sampai dengan saat ini terus meningkatkan pelatihan.

"Alhamduuliah persiapan atlet kita menjelang PON di Papua masih terus berlatih, namun dalam pola latihan itu ada sedikit perubahan dalam arti kata sistem latihan dari awal adalah Pelatda mandiri, di bulan Juni berubah menjadi Pelatda terpusat," kata Elfandi, Rabu (8/9/2021).

Dijelaskan Elfandi perubahan itu dikarenakan kondisi tidak memungkinkan baik itu masalah Pandemi Covid-19 yang terus meningkat dan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta juga adanya perubahan anggaran refocusing.

"Jadi dengan adanya perubahan itu, terpaksa kita lakukan pelatihan terpusat, misalnya para atlet dan pelatih dari berbagai Cabor terpaksa harus kita kembalikan ke Cabor masing-masing dengan cara dibina, dan kita berikan dana bantuan menggunakan anggaran dari Koni buat para pelatihnya," ujar Elfandi.

Namun ditambahkannya, meski adanya perubahan tersebut, pada intinya atlet dan pelatih semuanya masih melaksanakan latihan sampai saat ini, dan sampai akhirnya diberangkatan nanti.

"Proses latihan memang ada sedikit kendala, namun secara fisik tidak ada, karena para atlet pun sudah 90 persen siap dan kondisi atlet pun cukup baik dari hasil tes parameter yang kita lakukan rata-rata memenuhi syarat untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua," ungkapnya.

Selain itu ia menyampaikan, kemungkinan kendala yang dialami para atlet ini mungkin dari segi strategi dan pengalaman agak sedikit berkurang, mengingat tidak adanya momen tryout dan tidak ada kopra kompetisi sebelum menuju PON.

"Mungkin kendala-kendalanya disitu, apalagi di berapa tahun ini tidak adanya event-event resmi yang dilaksanakan di Indonesia dari semua Cabang olahraga, kemudian latihan khususunya di Babel ini sulit untuk mencari lawan tanding yang kira-kira bisa meningkatkan kompititas atlet dan pelatih," katanya.

Lanjutnya, mengadakan tryout keluar tidak mungkin mengingat butuh dananya pun sangat cukup besar, sedangkan kita memiliki dananya pun sangat minim, dan akhirnya kita hanya melaksanakan latihan di Babel kecuali satu dua orang atlet kita yang memang ditugaskan latihan di luar.

"Tapi meski begitu saya yakin dan percaya kalau atlet-atlet kita tidak ada kendala dan akan mampu berlaga di PON Papua dengan memberikan hasil yang terbaik," ujar Elfandi. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE