Sebanyak 38 Bayi dan 343 Balita di Kabupaten Bangka Terpapar Covid-19

Dwi H Putra    •    Kamis, 02 September 2021 | 16:41 WIB
Lokal
Caption: Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra. (dwi/wb)
Caption: Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendata angka penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19)  terhadap bayi dan bayi dibawah lima tahun (Balita) sangat tinggi. 

Terdata hingga saat ini ada sebanyak 38 orang bayi satu sampai dua tahun terpapar Covid-19, sedangkan sebanyak 343 orang balita. 

"Hari ini saja dari 44 orang terkomfirmasi positif, ada dua orang bayi diantaranya asal Pemali dan Puding Besar," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Kamis (2/9/2021). 

Lanjutnya, hingga saat ini terdata sudah sebanyak 8.944 orang terkofirmasi positif diantaranya 7.976 orang dinyatakan sembuh, 315 orang meninggal dunia dan 653 orang masih dalam pengawasan dan perawatan di ICU, isoter dan karantina. 

"Dari data yang ada untuk kelompok umur yang paling tinggi diusia 20 - 44 tahun sebanyak 4.009 orang," jelas Boy Yandra. 

"Di kelompok jenis kelamin paling banyak perempuan yakni sebanyak 4.686 orang sedangkan 4.258 orang laki-laki," paparnya. 

Menindaklanjuti pembelajaran tatap muka, guna mencegah penyebaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka sudah melakukan vaksinasi dan pemeriksaan Rapid Tes Antibody kepada 2.094 orang siswa siswi dari lima sekolah diantaranya SMA N 1 Sungailiat, SMA N 1 Pemali, SMK Setia Budi, SMKN 2 Sungailiat dan SMKN 2 Sinar Baru. 

"Dari sebanyak 2.094 orang tersebut, sebanyak 37 orang reaktif sebanyak 37 sehingga menjalani pemeriksaan PCR dan belum paksin," terang Boy Yandra. 

"Hari ini vaksin diawali dengan Rapid Tes Antibody kepada 460 orang siswa siswi dan yang bisa paksin sebanyak 448 orang, sedangkan 12 orang reaktif ditunda dan hari kelima diperiksa PCR," tukasnya. 

Pihaknya berharap siswa siswi SMA, SMK, MA, SMP dan MTs segera paksin, sehingga nantinya pembelajaran tatap muka tidak ada yang terpapar COVID-19 lagi. 

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat wajib melaksanakan standart operasional prosedur (SOP) penanggulangan penyebaran Covid-19," tandasnya. 

"Dan hingga saat ini tingkat kesembuhan di Kabupaten Bangka hingga saat ini 92,93 persen," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL