Dua Bulan Berturut-turut Pangkalpinang Masih Deflasi

Tim_Wow    •    Kamis, 02 September 2021 | 09:07 WIB
Ekonomi
Caption: Caption: Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (dok/wb)
Caption: Caption: Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -? Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung dua bulan berturut mengalami deflasi. Pada Agustus ini Pangkalpinang mengalami deflasi 0,27 persen dan Juli sebesar 0,32 persen.

Deflasi disebabkan karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks di beberapa kelompok pengeluaran, seperti makanan, minuman hingga transportasi.

Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng dalam keterangan tertulisnya mengatakan Kota Pangkalpinang, pada Agustus  deflasi sebesar 0,27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 104,35. Dari 90 kota IHK, Pangkalpinang bersama 56 kota mengalami deflasi.

"Andil deflasi terbesar disumbang oleh komoditas daging ayam ras, tarif angkutan udara, dan cumi-cumi," kata Dwi Retno Wilujeng, Rabu (1/9/2021).  

Penurunan harga menyebabkan deflasi di Pangkalpinang ditunjukkan oleh turunnya indeks di beberapa kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,81 persen, kelompok transportasi sebesar 0,51 persen,  serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,08 persen. 

Sedangkan peningkatan indeks terjadi di kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,22 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,20 persen, serta kelompok pendidikan sebesar 1,22 persen. 

Sementara kelompok pakaian dan alas kaki; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya; serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran stabil atau tidak mengalami perubahan indeks. (wb)



MEDSOS WOWBABEL