Harga Sawit Sebabkan Nilai Tukar Petani Bangka Belitung Tertinggi se Indonesia

Tim_Wow    •    Rabu, 01 September 2021 | 17:29 WIB
Ekonomi
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com – Provinsi Bangka Belitung membukukan kenaikan nilai tukar petani (NTP) tertinggi se Indoensia. Pada bulan Agustus NTP Babel 128,22 atau naik 3,68 persen dibanding bulan sebelumnya mencapai 123,67.  Peningakatan terbesar NTP di Provinsi Bangka Belitung didorong komoditas kelapa sawit yang naik sebesar 5,57 persen.

Nilai tukar petani adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto menyatakan secara keseluruhan nilai tukar petani (NTP) naik 1,16% menjadi 104,68 pada Agustus 2021. Dari 34 provinsi, 26 provinsi mengalami kenaikan nilai tukar petani, sedangkan sisanya mengalami penurunan.

"NTP pada Agustus 2021 Naik 1,16% dibandingkan bulan lalu karena harga hasil produksi pertanian lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun biaya produksi dan penambahan barang modal," kata Setianto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Menurutnya, peningkatan nilai tukar petani ini dipengaruhi oleh kenaikan subsektor tanaman pangan sebesar 1,39% dari 96,31 menjadi 97,65. Di samping itu, nilai tukar petani subsektor tanaman perkebunan rakyat juga naik 2,90% dari 119,10 menjadi 122,55 serta subsektor perikanan dari 103,92 menjadi 104,52 atau naik 0,58%.

Sementara, NTP pada dua subsektor lainnya mengalami penurunan, yaitu subsektor tanaman hortikultura sebesar 1,42% dan subsektor peternakan sebesar 1,33%.

Berdasarkan keterangan resmi BPS Provinsi Bangka Belitung, Kenaikan NTP dikarenakan naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 3,65 persen dan turunnya Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,02 persen. 

Nilai Tuikar Petani di Babel kenaikan terbesar disumbangkan oleh subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-R) sebesar 133,91, diikuti;   subsektor   Perikanan (NTP-P) sebesar 112,76 dengan Kelompok Perikanan Tangkap (NTN) sebesar 113,35 dan kelompok Perikanan Budidaya (NTPi) sebesar 95,64. Kemudian subsektor Tanaman Pangan (NTP-P) sebesar 102,69, subsektor hortikultura (NTP-H) sebesar 105,19 dan subsektor Peternakan   (NTP-T)   sebesar   102,08.

Pada   Agustus   2021   di Provinsi Bangka Belitung terjadi   penurunan   Indeks   Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) sebesar 0,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari 105,84 menjadi 105,64. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) bulan Agustus 2021 sebesar 126,99 atau naik sebesar 3,13 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya yang mencapai 123,13. (wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL