Pemkab Bangka Barat Defisit Rp100 Miliar, Lebih Besar Belanja dari Pendapatan

ADVERTORIAL    •    Selasa, 31 Agustus 2021 | 18:18 WIB
Lokal
Caption: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat paripurna terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2022, di Gedung Mahligai Betason DPRD Bangka Barat, Selasa (31/08/2021). (rul/wb)
Caption: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat paripurna terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2022, di Gedung Mahligai Betason DPRD Bangka Barat, Selasa (31/08/2021). (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat paripurna terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD tahun anggaran 2022, di Gedung Mahligai Betason DPRD Bangka Barat, Selasa (31/08/2021).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Bangka Barat H.Oktorazsari dihadiri Bupati Bangka Barat, Unsur Forkopimda Bangka Barat, dan Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

Bupati Bangka Barat Sukirman menyampaikan Pendapatan diproyeksikan sebesar Rp863.577.419.924,43 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer, dan Lain-lain.

Sedangkan Belanja lebih besar sekitar Rp 100 miliaran lebih tepatnya diproyeksikan sebesar Rp991.025.868.660 sehingga terdapat defisit sebesar Rp127.448.448.735,57.

Namun defisit tersebut akan ditutupi dengan pembiayaan netto yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Sebesar Rp134.448.448.735,57, dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp7.000.000.000.

"Mudah-mudahan melalui penandatanganan nota kesepakatan ini akan menjadi awal dan langkah menuju Kabupaten Bangka Barat yang lebih baik sebagaimana yang kita harapkan bersama," kata Sukirman.

Kemudian DPRD Bangka Barat melanjutkan agenda paripurna yang kedua dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Bangka Barat terkait Persetujuan KUPA PPAS tahun 2021. (adv/*)



MEDSOS WOWBABEL