Mahasiswa UBB Gelar Pelatihan Pengoperasian Mesin Pencacah Plastik untuk Warga Balunijuk

Jurnalis_Warga    •    Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:11 WIB
Lokal
Penyerahan mesin pencacah platik kepada pihak Desa Balunijuk.(ist)
Penyerahan mesin pencacah platik kepada pihak Desa Balunijuk.(ist)

MERAWANG,www.wowbabel.com -- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Universitas Bangka Belitung (UBB) yang diketuai oleh Sandi, mahasiswa Jurusan Fisika UBB, menggelar pelatihan pengoperasian mesin pencacah plastik dan sosialisasi digitalisasi UMKM di Kantor BPD Balunijuk, Sabtu (28/8/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing PKM-PM Yuant Tiandho SSi MSi, Handani selaku Ketua Karang Taruna Desa Balunijuk, Supratman SE selaku Kaur Perencanaan Desa Balunijuk, Ketua BPD Balunijuk H Khoirudin, beberapa perangkat desa dan masyarakat umum. 

Pada kesempatan ini para mahasiswa juga mempresentasikan mesin pencacah plastic yang dilakukan oleh Anggota Tim PKM-PM Nugroho Aji Banumurti. Ia menjelaskan pemanfaatan limbah plastik di Desa Balunijuk sebagai bahan pembuatan paving blok.

Tak hanya itu sebelum mesin diserahkan kepada pihak desa untuk dikelola para mahasiswa juga mempraktikan bagaimana menggunakan mesin pencacah plastik tersebut.

Ketua BPD Balunijuk, H Khoirudin berharap pemanfaatan limbah plastik di desanya dapat dilakukan secara maksimal sebagai bahan dalam pembuatan paving blok.

“Selain dapat digunakan untuk kebutuhan di desa, inovasi paving blok ini juga memiliki nilai jual yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Balunijuk nantinya,” harap Khoirudin.

Sementara itu Dosen Pembimbing PKM-PM Yuant Tiandho juga berharap pembuatan paving blok di Desa Balunijuk dapat dilakukan dan dipasarkan. 

“Kita berharap ke depannya hubungan kerjasama antara pihak Universitas Bangka Belitung dan pihak Desa Balunijuk dapat terus berlanjut, imbuh Yuant.

Selain itu dalam kegiatan ini juga dilaksanakan sosialisasi tentang digitalisasi UMKM yang disampaikan Akbar Riandi SKom selaku Konsultan PLUT UMKM Provinsi Bangka Belitung. 

Menurut Akbar Riandi peran digitalisasi UMKM khususnya di Desa Balunijuk saat ini penting dilakukan lantaran melaui digitalisasi ini bisnis UMKM dapat memasarkan produknya lebih luas lagi bukan hanya di ruang lingkup desa saja namun harus bisa menjual produknya keluar daerah.

“Sehingga diharapkan nantinya produk UMKM desa ini lebih berkembang lagi dan memiliki pasar yang lebih luas,” kata Akbar Riandi.

Ditambahkan Akbar Riandi, melalui sosialisasi ini juga pihak KUMKM Provinsi Bangka Belitung bersedia membantu mengurus perizinan dalam mendapatkan legalitas UMKM di Desa Balunijuk.(rill/*)




MEDSOS WOWBABEL