Teka Teki Alokasi Kursi yang Bertambah

Jurnalis_Warga    •    Rabu, 11 Agustus 2021 | 11:29 WIB
Opini
Ranto (Dosen Ilmu Politik UBB dan Peneliti di Yayasan Kapong Sebubong Indonesia).(ist)
Ranto (Dosen Ilmu Politik UBB dan Peneliti di Yayasan Kapong Sebubong Indonesia).(ist)


Oleh: Ranto (Dosen Ilmu Politik UBB dan Peneliti di Yayasan Kapong Sebubong Indonesia)


PEMILU Serentak di tahun 2024 nanti memberi kabar gembira bagi politisi di Kabupaten Bangka Barat. Muasalnya cukup sederhana. Ada penambahan jumlah alokasi jabatan politik sebanyak 5 kursi. Semula, kabupaten yang letaknya paling ujung di Ufuk Barat Pulau Bangka ini hanya mengalokasikan 25 kursi. Nanti, berjumlah 30 kursi untuk posisi di DPRD Kabupaten dengan adanya penambahan 5 tadi.

Kalau saja mendengar kabar ini denyut jantung sudah beriak dari kondisi normal, maka yang menjadikannya semakin berdegup kencang adalah: menerka-nerka di Daerah Pemilihan (Dapil) mana limpahan penambahan kursi tersebut. Seperti yang diketahui, dari pemilu ke pemilu, Bangka Barat terdiri dari 3 Dapil, yakni Dapil 1 (Kecamatan Muntok-Kecamatan Simpang Teritip berjumlah 10 kursi), Dapil 2 (Kecamatan Jebus-Kecamatan Parit Tiga 7 kursi), dan  Dapil 3 (Kecamatan Tempilang-Kecamatan Kelapa 8 kursi).

Lalu, pertanyaan yang pasti dinantikan oleh calon pejabat saat ini adalah: di Dapil mana sajakah penambahan kursi tersebut? Atau, kelanjutan pertanyaan yang lebih genit adalah: mungkinkah ada pemekaran Dapil baru nanti?

Nah, tulisan ini akan memberikan analisis sederhana terkait dengan fenomena terbaru untuk melakukan pemetaan politik di Bumi Sejiran Setason sedini mungkin. Ada dua fokus utama yang dilihat. Pertama, mengotak-atik potensi penambahan kursi di setiap Dapil. Kedua, jika ada penambahan Dapil baru, hal apa saja yang menjadi alasan pemekaran Dapil tersebut perlu dikaji secara serius.

Saya akan memulainya dari yang disebutkan paling awal tadi. Jika mengikuti logika Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang terakhir maka batas minimal-maksimal alokasi kursi di sebuah Dapil 3-12 kursi. Artinya apa? Ada dua kemungkinan besar yang akan terjadi. 

Pertama, jika ada penambahan 2 kursi untuk Dapil 1 maka masih berpeluang tetap menjadi satu Daerah Pemilihan. Tapi, seandainya ingin dimekarkan juga boleh. Karena, di Dapil 1 ini jika ada penambahan 1 kursi atau 2 kursi saja maka menjadi Dapil yang alokasinya paling gemuk. Atau, sekiranya ada penambahan 3 kursi di Dapil 1 tadi maka otomatis akan membentuk Dapil baru. Kecamatan Muntok dan Kecamatan Simpang Teritip menjadi Dapil tersendiri. Jadi, potensi untuk pemekaran Dapil  cukup berpeluang. Bahkan, sangat besar kemungkinannya.

Kedua, tidak ada pemekaran Dapil baru sama sekali. Mengandaikan penambahan 5 kursi tadi tersebar di hampir semua kecamatan, maka untuk wilayah Dapil 2 dan Dapil 3 masih bisa dipertahankan formasi jumlah kursi dan Dapilnya mengikuti pola yang sudah ada selama ini. Jika di Dapil ada penambahan 2 kursi maka jumlahnya ada 9. Masih cukup proporsional sehingga pemekaran Dapil baru belum terlalu penting. Begitu juga untuk Dapil 2. Sekiranya ada penambahan 2 kursi maka jumlah totalnya 10 kursi. Pilihan untuk memekarkan Dapil inipun belum terlalu genting juga. 

Kecuali untuk Dapil 1. Seperti yang sudah diuraikan, meskipun hanya memperoleh 1 kursi tambahan maka di Dapil ini cukup gemuk, yakni 11 kursi.




MEDSOS WOWBABEL