Rendy Hamzah: Kenaikan Tunjangan Perumahan dan Tranportasi DPRD Babel Menciderai Rasa Keadilan Rakyat

Hafiz Wow    •    Rabu, 11 Agustus 2021 | 20:00 WIB
Lokal
Dosen Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung, Rendy Hamzah.(ist)
Dosen Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung, Rendy Hamzah.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Dosen Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung, Rendy Hamzah menyebutkan para anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mungkin sedang menyambut gembira terkait kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi yang berjumlah puluhan juta, Rabu (11/8/2021).

Rendi menyebutkan melalui Pergub Bangka Belitung yang diterbitkan pada 21 Maret 2021 lalu, maka tiap anggota dewan akan mendapatkan tambahan dana segar.

"Tentu konteks kenaikan tunjangan rumah dan transportasi para anggota DPRD Babel hingga puluhan juta di saat pandemi Covid-19 tersebut perlu dipertimbangkan ulang oleh para wakil rakyat yang terhormat," ungkap Rendy kepada Wow Babel, Rabu (11/8/2021).

Ia mengatakan momen tersebut sangat tidak tepat untuk saat ini, terlebih di saat beban sosial ekonomi rakyat semakin susah di saat Pandemi Covid-19. Menurutnya, perlu sensitivitas moral kuat dari para anggota DPRD agar lebih mengarusutamakan kepentingan rakyat luas ketimbang memikirkan hasrat ekonomi personal para anggota dewan yang memang rata-rata sudah lebih dari cukup, untuk tidak mengatakannya serba hidup mewah.

Rendy mengatakan masih lekat diingatan publik beberapa waktu yang lalu ketika rakyat sempat digusarkan dengan tabiat prilaku para anggota DPRD yang tetap memaksakan diri melakukan perjalanan dinas atau kunker ke luar daerah, baik secara terbuka terpublish ke media maupun secara diam-diam.

Ironisnya, kata Rendy, ada yang sibuk Dinas Luar dengan anggaran yang fantastis hanya sekedar belajar budidaya lele. Ini tentu sangat ironis dan rendah kepekaan moralnya. Padahal pada saat yang sama pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan pembatasan berskala besar pada saat itu (PSBB).

"Nah, kondisi kita hari ini tentu tak senormal tahun-tahun sebelumnya. Di saat korban terus berjatuhan akibat semakin memburuknya kondisi Pandemi Covid-19 di tanah air, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai provinsi dengan kasus tertinggi nomor empat  se-Indonesia jika diukur dari perbandingan jumlah penduduk dan tingkat keparahan hingga kematian yang terjadi. Ini tentu perlu diatensi serius oleh semua pihak," terangnya.

Ia menganggap, rencana kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi para wakil rakyat tentu berpotensi menciderai rasa keadilan rakyat. Ia meragukan kenaikan tunjangan tersebut dapat menambah peforma dan kerja yang berkualitas dari wakil rakyat untuk publik masyarakat disaat pandemi Covid-19.




MEDSOS WOWBABEL