Kehabisan Dana, Penertiban Tambang Liar Teluk Kelabat Jadi Lamban

Chairul Aprizal    •    Senin, 02 Agustus 2021 | 22:15 WIB
Lokal
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)

PARITTIGA,www.wowbabel.com --Gubernur Bangka Belitung dan Kapolda Bangka Belitung mengakui salah satu alasan lambatnya langkah penertiban secara tuntas menghentikan aktifitas penambangan liar di Teluk Kelabat Dalam karena sudah tidak punya dana lagi.

Erzaldi Rosman menuturkan untuk melakukan penertiban penambangan liar saat ini pemerintah provinsi tidak memiliki dana lagi karena sudah dialihkan untuk penanganan Covid-19.

"Terus terang saja kita ini sudah tidak ada lagi dana untuk operasional penertiban tambang ini, termasuk dikepolisian pun sudah direcofusing ke Covid, sudah direvisi," ungkap Erzaldi, dalam konferensi pers di Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Senin (02/08/2021).

Erzaldi menyebutkan karena tidak ada dana maka untuk penertiban kali ini perlu dilakukan bersama-sama karena tidak bisa memberatkan satu institusi lainnya tapi juga tidak bisa mengabaikan tambang ilegal terus menjadi konflik di masyarakat.

"Termasuk faktor itu (tidak ada dana-red) saya rasa apa yang pernah dilakukan pak Danrem, pak Kapolda, pak Danlanal ini tidak pernah memikirkan itu karena memang dana yang disiapkan untuk itu sedikit," ujarnya.

Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat menambahkan bahwa memang benar melakukan operasi tersebut perlu dana, jadi untuk itu akan melakukan konsolidasi sekali lagi untuk menindaklanjuti hal ini.(rul/wb) 




MEDSOS WOWBABEL