Debitur Pilih KUR Karena Margin Bunga Rendah

Tim_Wow    •    Senin, 02 Agustus 2021 | 15:52 WIB
Ekonomi
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com –  Margin bunga yang rendah menjadi alsan utama para pelaku usaha kecil dan menengah memilih ikut dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Para debitor pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pun mengakui terjadi penambah omzet dan profit dari usahanya berkat modal usaha dari KUR.

Demikian dikatakan  Kepala Bidang PPA II Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung, Andi Permadi dalam rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penyaluran KUR Semester I Tahun 2021 secara virtual.

Alasan dan manfaat KUR merupakan hasil survey debitur KUR dalam rangka monitoring dan evaluasi penyaluran KUR Semester I Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Kanwil DJPb. Survey dilakukan melalui wawancara dengan 44 orang responden, yang merupakan debitur yang belum pernah disurvei sebelumnya dan masih mempunyai outstanding pinjaman. 

“Dari hasil survey terungkap bahwa rendahnya margin bunga merupakan pertimbangan utama para pelaku UMKM untuk menggunakan pembiayaan KUR. Bunga atau margin sebesar 6% merupakan yang terendah dibandingkan opsi pembiayaan lainnya,” kata Andi Permadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/8/2021). 

Kemanfaatan KUR bagi para pelaku UMKM dapat dilihat dari beberapa indikator hasil survey seperti kenaikan omzet penjualan dan/atau bertambahnya jumlah tenaga kerja. 

“Sebanyak 33 responden menyatakan bahwa omzet penjualan dan profit mereka mengalami kenaikan setelah melakukan peningkatan kapasitas usaha dengan menggunakan pembiayaan KUR. Sedangkan 11 responden menyatakan bahwa mereka telah menambah jumlah tenaga kerja, dengan rata- rata penambahan sebanyak 2 tenaga kerja per usaha,” kata Andi. 

Dalam Rapat Koordinasi tersebut disampaikan pula perubahan-perubahan kebijakan pemerintah dalam penyaluran KUR, yang pada intinya untuk lebih memberikan kemudahan dan relaksasi bagi masyarakat calon debitur ataupun debitur KUR, khususnya agar para pelaku usaha UMKM dapat bertahan menghadapi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir. 

Diharapkan agar pemda, perbankan maupun DJPb dapat lebih meningkatkan sinerginya untuk lebih mengintensifkan kegiatan sosialisasi program KUR kepada masyarakat luas sehingga akan lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, dan agar kinerja penyaluran KUR di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dalam berjalan secara lebih optimal. (*)




MEDSOS WOWBABEL