Limbah B3 Medis Covid Tak Boleh Dibuang di TPA

Tim_Wow    •    Rabu, 28 Juli 2021 | 21:33 WIB
Nasional
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar (ist/dok sitinurbaya.com)
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar (ist/dok sitinurbaya.com)

JAKARTA, wowbabel.com -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melarang limbah Bahan  Berbahaya dan Beracun (B3) medis  Covid-19 dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di daerah. Harus ada tempat pengelolaan khusus B3 medis. Jika kedapatan maka akan mendapat sanksi.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya  telah bersurat kepada pemerintah daerah yang isinya bahwa limbah medis Covid-19 tidak boleh dibuang ke tempat TPA. 

"Oleh karena itu, kami minta pemerintah daerah untuk berhati-hati dan menaati soal ini," kata Menteri Siti Nurbaya dalam keterangan pers secara virtual, Rabu (28/6/2021).

Kementerian LHK menjabarkan bahwa limbah medis Covid-19 hingga tanggal 27 Juli 2021 mencapai total 18.460 ton, yang berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit darurat, wisma tempat isolasi dan karantina mandiri, uji deteksi, maupun vaksinasi.

Limbah medis tersebut terdiri atas infus bekas, masker, vial vaksin, jarum suntik, face shield, perban, hazmat, APD, pakaian medis, sarung tangan, alat PCR Antigen, hingga alkohol pembersih swab.

"Harapannya, pemerintah daerah jangan lengah soal limbah medis ini. Ikuti perkembangan di lapangannya, sarana-sarananya," ujar Menteri LHK. (*)



MEDSOS WOWBABEL