Kopi Rasa Lada, Pahit dan Pedasnya Kenyataan

ADVERTORIAL    •    Sabtu, 24 Juli 2021 | 17:21 WIB
Ekonomi
Bangka Coffee Festival 2021 di Santika Hotel.(wb)
Bangka Coffee Festival 2021 di Santika Hotel.(wb)

AROMA dan rasa  adalah yang paling dicari para penikmat dalam secangkir kopi. Rasa pahit dan aroma yang khas membuat kopi cukup istimewa. Kopi makin istimewa sebab  tak mengenal kelas dari penggemarnya. Namun di Bangka, ada yang lebih khas lagi. Kopi rasa lada. 

Kopi yang menjadi khas Bangka ini ada dalam 33 peserta Bangka Coffee Festival 2021 di Santika Hotel Jalan Raya Koba, Sabtu (24/7/2021). 

Mengangkat kekhasan kopi yang ada di Bangka Belitung tujuan dari festival ini. Sekaligus untuk menggairah para petani kopi  dan pelaku usaha kopi yang ada dalam golongan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bangka Belitung. 

"Di Babel ini sudah ada petani kopi. Bijij kopi mereka itu kami beli. Melalui coffee festival ini diharapkan peminat kopi maupun petani kopi meningkat. Pelaku UMKM  maju dan berkembang," ungkap Angga, Panitia Coffee Festival. 

Menurut Angga, masyarakat Bangka dan Belitung itu sudah mengenal kopi sejak dahulu dan minum kopi sudah menjadi budaya. Potensi ini yang akan dimaksimalkan dengan memasok produk kopi dari para petani Babel.

"Harapn kita kegiatan ini mengairahkan perkopian di Bangka Belitung dan membangkitkan semangat petani kopi di Babel," kata Angga. 

Menurut Angga kopi di Bangka memiliki keistimewaan, yaitu kopi rasa lada sehingga berbeda dengan kopi di daerah lain. Keistimewaan inilah yang akan dikembangkan para pelaku usaha kopi di Babel.

Angga bersyukur festival ini mendapat apresiasi dari Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman. Dukungan gubernur  ini supaya UMKM di masa pandemi  Covid-19 tetap berkembang. 

Erzaldi Rosman pun sangat senang dengan inisiatif para anak muda sekaligus pelaku industri kreatif yang menyelenggarakan coffee festival. 

Bang ER panggilan akrab Gubernur  Babel berharap Bangka Coffee Festival akan bertambah jumlah barista di Bangka Belitung. 

Peserta lomba yang terbaik akan di ikut sertakan pada perlombaan  tingkat nasional, sekaligus untuk mempromosikan kopi dari Babel. 

Kegiatan ini juga didukung  oleh Hotel Santika Bangka sebagai bentuk kepedulian  terhadap UMKM dan industri kreatif lainnya agar  berkembang.

Kopi rasa lada tentu pahit dan pedas, seperti kenyataan yang dialami dalam kehidupan. (*)




MEDSOS WOWBABEL