Bangka Belitung Punya Klaster Kopi

ADVERTORIAL    •    Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:43 WIB
Ekonomi
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman didampingi Ketua Dekranasda Melati Erzaldi serta anggota DPR RI Bambang Patijaya saat menghadiri Bangka Coffee Festival 2021 di  Santika Hotel, Sabtu (24/7/2021).(ist)
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman didampingi Ketua Dekranasda Melati Erzaldi serta anggota DPR RI Bambang Patijaya saat menghadiri Bangka Coffee Festival 2021 di Santika Hotel, Sabtu (24/7/2021).(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  -- Pemprov Bangka Belitung sudah membuat klaster kopi dalam program food estate. Sejumlah daerah sudah ditetapkan sebagai klaster kopi untuk dikembangkan. Sebab tanaman kopi sejak lama dibudidayakan sekelompok kecil petani di Babel.

Adanya klaster kopi di Bangka Belitung disampaikan  oleh Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman didampingi Ketua Dekranasda Melati Erzaldi saat menghadiri Bangka Coffee Festival 2021 di  Santika Hotel, Sabtu (24/7/2021).

"Komoditi kopi salah satu komoditi yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di Babel karena kopi sudah menjadi budaya masyarakat Babel," kata Erzaldi Rosman.

Untuk membuktikan bahwa Pemprov Bangka Belitung mendukung kegiatan tersebut, saat ini sudah di kembangkan klaster kopi di Bangka Belitung. 

Karena komoditas kopi di Bangka Belitung sangat pontesial untuk dikembangkan diantara komoditas perkebunan unggulan lainnya, pemerintah provinsi membuat program kluster kopi di sejumkah daerah.

"Klaster kopi di kembangkan di Riausilip seluas 250 hektar, di Bukit Mangkol 250 hektar, dan di Beltim 250 hektar," ungkap Erzaldi Rosman.

Program klaster kopi ini, tambah Erzaldi Rosman sebagai bagian food estate. Program mengembangkan klaster kopi  langsung di pandu oleh ahli kopi dari Bogor dengan harapan kopi dari Bangka Belitung dikenal secara global.

Dia berharap dengan adanya kopi yang berkualitas di Babel akan menjadi daya tarik wisata. Maka Erzaldi Rosman sangat mendukung kegiatan Bangka Coffee Festival 2021, karena dengan kegiatan ini bisa pmmenumbuhkan ekonomi masyarakat di era pandemi Civid-19.

"Alhamdulillah hari ini kami mendorong, mendukung, kegiatan ini. Karena bagian dari keinginan kita untuk menjaga ekonomi kita tetap stabil di tengah pandemi Covid -19," tutur Erzaldi.

Erzaldi juga mengatakan dirinya  bersama Bambang Patijaya anggota DPR RI, sekaligus Ketua PHRI sudah sependapat bahwa kegitan ekinomi kreatif di Babel untuk tetap didorong pada masa pandemi.

"Kita tidak bisa di masa pandemi ini tidak berekreasi. Banyak hal yang bisa kita lakukan selama kegiatan itu kita jalankan sesuai prokes. Kalau kegiatan seperti ini tidak kita dorong kondisi ekonomi kita akan semangkin tergerus," kata Erzaldi. 

Sedangkan Wijaya, Manager Hotel Santika Bangka mengatakan kegiatan festival ini sebagai bentuk perhatian pihaknya terhadap pelaku UMKM dan industri kreatif di Bangka Belitung.

"Kami ingi mewadahi UMKM dan industri kreatif lainnya, karena daerah ini penikmat kopinya lumayan banyak. Kami ingin memberikan sesuatu yang dapat ditonjolkan di tingkat nasional," ungkapnya. 

Bila perkopian di Babel  berkembang, pihak Santika berkeinginan untuk bekerjasama dengan UMKM dan komunitas lainnya. (*) 






MEDSOS WOWBABEL