Kasus Covid-19 di Bangka Belitung, Mikron: Tiga Hari Hattrick Kasus di Atas 500

Dwi H Putra    •    Kamis, 15 Juli 2021 | 20:01 WIB
Nasional
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, Mikron Antariksa.(dwi/wb)
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, Mikron Antariksa.(dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Kasus warga terpapar Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih melonjak drastis di beberapa daerah.

Diungkapkan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, Mikron Antariksa, peningkatan kasus ini bagaikan hattrick dalam tiga hari terakhir ini. 

"Bayangkan, dalam tiga hari peningkatan diangka 500, pertama 516, 508 dan hari ini 511 kasus," kata Mikron di Pangkalpinang, Kamis (15/7/2021). 

"Ini harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah daerah tapi juga masyarakat, supaya peningkatan kasus tidak signifikan lagi," harapnya. 

Lanjutnya, sebanyak 511 kasus tersebut tertinggi di Kota Pangkalpinang sebanyak 128 kasus, kemudian di Kabupaten Bangka sebanyak 101 kasus, Kabupaten Belitung sebanyak 81 kasus, Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 52 kasus, Kabupaten Bangka Barat sebanyak 65 kasus, Kabupaten Belitung Timur sebanyak 54 kasus dan Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 30 kasus. 

Sedangkan hari ini juga terdata sebanyak 152 pasien dinyatakan sembuh, diantaranya Pangkalpinang sebanyak 27 orang, Bangka sebanyak 39 orang, Belitung sebanyak 52 orang, Bangka Tengah sebanyak dua orang, Bangka Barat sebanyak lima orang dan Bangka Selatan sebanyak 27 orang. 

Dan kasus pasien meninggal dunia hari ini terdata sebanyak sembilan kasus diantaranya Pangkalpinang sebanyak dua orang, Bangka sebanyak tiga orang, Bangka Barat satu orang dan Belitung sebanyak tiga orang. 

"Bertambah 511 kasus, maka total se-Babel hingga saat ini terdata sebanyak 25.525 kasus positif diantaranya sebanyak 21.709 dinyatakan sembuh, meninggal sebanyak 419 kasus dan isolasi sebanyak 3.397 orang pasien dalam perawatan," jelas Mikron. 

Mikron menambahkan dari 25.525 kasus tersebar di Pangkalpinang sebanyak 7.080 kasus diantaranya 6.177 dinyatakan sembuh, 91 meninggal dunia dan 812 menjalani perawatan, kemudian di Bangka sebanyak 5.380 kasus diantaranya 4.684 kasus sembuh, 108 meninggal dan 588 menjalani perawatan, lalu di Bangka Tengah sebanyak 3.301 kasus diantaranya 2.774 sembuh, 43 meninggal dan 484 perawatan. 

Sedangkan di Bangka Barat sebanyak 3.067 kasus diantaranya 2.622 kasus sembuh, 45 meninggal dan 400 perawatan, kemudian Bangka Selatan sebanyak 1.378 kasus diantaranya 1.162 sembuh, 35 meninggal dan 181 perawatan, lalu Belitung sebanyak 3.544 kasus diantaranya 2.915 sembuh, 78 meninggal dan 551 perawatan, selanjutnya Belitung Timur sebanyak 1.775 kasus diantaranya 1.375 kasus, 19 meninggal dan 381 perawatan. 

"Saat ini sejumlah daerah di Indonesia sudah melaksanakan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dan di Babel ada PPKM Mikro, jadi kami imbau kepada masyarakat mari bersama-sama mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini, sehingga di Babel tidak ada PPKM darurat," harap Mikron. 

"Kepada pelaku usaha baik cafe dan pedagang, jangan membuat kerumunan pengunjung, kurangi meja dan kursi, bila perlu makanan dan minuman dibungkus saja. Jika memang tidak penting cukup di rumah, jaga kesehatan diri dan keluarga," pungkasnya. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL