Lanal Babel Evakuasi 20 Orang ABK Dari KIP CBL

Robby_Salim    •    Selasa, 13 Juli 2021 | 19:51 WIB
Lokal
Danlanal Babel, Kolonel Laut Dudik Kuswoyo bersama 20 ABK KIP Citra Bangka Lestari.(dwi/wb)
Danlanal Babel, Kolonel Laut Dudik Kuswoyo bersama 20 ABK KIP Citra Bangka Lestari.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Provinsi Bangka Belitung berhasil menurunkan sebanyak 20 orang anak buah kapal (ABK) Kapal Isap Produksi (KIP) Citra Bangka Lestari (CBL) yang diduduki ratusan nelayan tergabung dalam Nelayan Tradisional Peduli Laut (NTPL) Babel di Perairan Aik Antu Dusun Bedukang, Kabupaten Bangka sejak Senin (12/7/2021) sore. 

Baca Juga: Ratusan Nelayan Duduki KIP di Perairan Bedukang

Proses evakuasi ABK setelah Danlanal Babel, Kolonel Laut Dudik Kuswoyo didampingi Dandempom Kapten Laut Asep Saepulloh, menggunakan Kapal Pakamla berhasil menemui nelayan dan melakukan mediasi di anjungan KIP CBL. 

"20 orang ABK ini dikhawatirkan kondisinya, karena situasi mencekam dan kerusakan parah yang dialami KIP CBL sejak disandera masyarakat, bahkan ransum dan alat masak telah dibuang ke laut oleh masyarakat," kata Danlanal Babel, Kolonel Laut Dudik Kuswoyo usai menemui nelayan di Posmat AL Sungailiat, Selasa (13/7/2021). 

Danlanal Babel melanjutkan pihaknya juga mengajak masyarakat nelayan untuk turun dari KIP CBL, namun nelayan masih kekeh tidak mau turun sampai mereka ada kesepakatan dan bertemu dengan Kapolda, Gubernur dan Bupati Bangka. 

"Saya sempat mengajak masyarakat untuk ikut turun, namun ajakan tersebut ditolak," jelas Danlanal. 

"Lalu saya minta agar para ABK untuk turun bersama saya, dan disetujui oleh mereka, karena sebelumnya kami mempertimbangkan ramainya orang berkerumun dalam kondisi Covid-19, tidak ada prokes dan rawan penularan," ujarnya. 

Danlanal menyampaikan dalam proses evakuasi bahwa pihaknya terus bersinergi dengan aparat kepolisian dalam rangka pengamanan KIP. 

"Kami tadi melakukan tindakan tegas terukur, karena kalau melampaui itu mereka juga masyarakat bukan sebagai musuh bangsa," tandas Kolonel Dudik.

"Ini harapan kami agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan duduk bersama dengan PT Timah, biar clear, biar ketemu kesepakatannya dan hal seperti ini tidak terjadi lagi," harapnya. 

"Dari pihak kepolisan juga tadi mensupport kami dan mengamankan situasi KIP ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami tetap bersinergi dengan Polres Bangka," pungkas Danlanal Babel.(dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL