Ayo Speak Up Hadirkan Melati Erzaldi dan Rektor UBB

Jurnalis_Warga    •    Senin, 05 Juli 2021 | 16:31 WIB
Lokal
Seminar Wicara Publik dengan tema “Urgensi Wicara Publik Hadapi Era Masyarakat 5.0” yang berlangsung di Santika Hotel Bangka, Minggu (04/07/2021) pagi . (ist)
Seminar Wicara Publik dengan tema “Urgensi Wicara Publik Hadapi Era Masyarakat 5.0” yang berlangsung di Santika Hotel Bangka, Minggu (04/07/2021) pagi . (ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Public Speaking menjadi kebutuhan soft skill penting dalam menghadapi masa depan, hal tersebut menginisiasi hadirnya Start-Up Ayo Speak Up! sebagai bisnis rintisan yang meletakkan fokus pada jasa pendidikan public speaking di Bangka Belitung. 

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Ayo Speak Up! dalam memberi penekanan pentingnya public speaking adalah Seminar Wicara Publik dengan tema “Urgensi Wicara Publik Hadapi Era Masyarakat 5.0” yang berlangsung di Santika Hotel Bangka, Minggu (04/07/2021) pagi . 

Seminar dibuka untuk umum ini menghadirkan 2 pembicara yakni Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi dan Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Dr Ibrahim MSi. Peserta yang hadir dalam acara terlihat antusias dan berasal dari ragam kalangan mulai dari ASN, Pelaku UMKM dan Start-Up Bangka Belitung hingga pelajar dan mahasiswa . 

Acara yang menerapkan standar protokol kesehatan ini mengambil tujuan untuk mengenalkan kebutuhan public speaking yang baik untuk menghadapi era masyarakat 5.0 atau Smart Civil Society . Nonie de Lima selaku CEO Ayo Speak Up! menyampaikan bahwa Ayo Speak Up! selalu berupaya mengampanyekan seni berbicara di depan public adalah kebutuhan untuk meraih masa depan yang lebih baik. 

“ Seminar ini adalah satu satu project yang dijalankan oleh Ayo Speak Up! untuk mendekatkan masyarakat bahwa public speaking sangat penting bagi masyarakat saat ini. Di era masyarakat 5.0 , public speaking adalah kemampuan yang wajib dimiliki oleh seluruh lintas generasi” kata Nonie. 

Sementara itu, Melati Erzaldi selaku Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam paparan materi menyampaikan betapa penting memiliki ketrampilan berbicara di depan umum. Pada era masyarakat 5.0 , masyarakat dituntut untuk pintar melakukan sosialisasi digital, upgrade wawasan dan skill , up date informasi dan mampu memfilter informasi serta mampu mempersuasi orang lain dengan attitude dan cara berkomunikasi yang baik. 

Istri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ini mengambil tema “Ayo Menjadi Pembicara Handal” dan memberikan 5 tips menjadi pembicara handal antara lain adalah memperhatikan penampilan, memiliki kemampuan berbahasa, mengusai materi, penguasaan audience serta memiliki wawasan atau pengetahuan umum. 

{separtor}

“ Seringkali tiba-tiba kita timbul pertanyaan untuk diri sendiri yang membuat kita kurang percaya diri, Seperti apakah aku mampu berkomunikasi? Apakah bahasaku aneh, plin plan dan gak asik? Apakah aku sering hilang fokus? Nah, semua ini akan semakin membuat kita down, tapi harus kita hadapi. Kuncinya , harus belajar” ujarnya. 

Selain itu, Melati Erzaldi juga memberikan kata bijak diakhir penyampaian materi bagi peserta untuk selalu belajar untuk maju karena tutur kata adalah cermin pribadi seseorang. 

“Berdirilah jika ingin terlihat dan bicaralah jika ingin terdengar. Namun, tetap letakkan adab di atas ilmu,” pesannya.

Pada penyampaian materi kedua  peserta seminar disuguhkan materi public speaking yang mengangkat tema “ Wicara di era Disrupsi” yang disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Bangka Belitung , Dr Ibrahim MSi.  Menurut rektor muda ini masyarakat harus siap dengan masa transformasi kemampuan public speaking di era masyarakat 5.0 

“Pintar berbicara  adalah sebuah proses yang tidak mudah. Jangan larut kepada masa lalu tapi fokus kepada perubahan baru yang terjadi,” ujar Ibrahim. 

Dalam penyampaian materi, Ibrahim memberikan gambaran beragam profesi yang dekat dengan public speaking serta hal-hal yang hendaknya  diterapkan dalam profesi tersebut. Ia juga menyampaikan sebagai pendatang baru di dunia digital, para pendidik khususnya guru/dosen harus berubah mengikuti era karena sumber belajar saat ini tidak hanya dari guru melainkan banyak sekali seperti google, youtube dan sumber lainnya. 

“Do something different! Jika kamu merasa sedang mengerjakan sesuatu yang berat, maka yakinlah kamu sedang merencanakan sesuatu yang besar” tutup Ibrahim. 

Peserta seminar merasa antusias yang ditandai dengan beragam pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta dan mendapatkan respon langsung daari para pemateri. Acara ini juga dikemas menarik dengan hiburan games yang dilakukan secara digital khas generasi milenial dan generasi Z yang semakin membuat peserta seminar terasah secara pengetahuan sekaligus merasa terhibur. 

Pada akhir acara, pembicara dan peserta berkesempatan berfoto bersama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Harapan besar Ayo Speak Up! sebagai start-up bidang pendidikan public speaking di Bangka Belitung agar acara bernuansa  public speaking akan sering dilakukan agar mampu mengantarkan masyarakat Babel menjadi masyarakat yang siap secara SDM menghadapi era 5.0 .(rill/*)




MEDSOS WOWBABEL