Bertahan Tiga Hari, Kucing Berwajah Dua Akhirnya Mati

Dwi H Putra    •    Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:52 WIB
Lokal
Caption: Juni dan Juli kucing yang lahir berwajah dua. (dwi/wb)
Caption: Juni dan Juli kucing yang lahir berwajah dua. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Juni dan Juna, kucing berwajah dua milik Surati (72) warga Aik Centeng, Kelurahan Sripemandang, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), akhirnya mati setelah mampu bertahan selama tiga hari. 

Kucing kampung yang lahir pada Selasa (15/6/2021) subuh tersebut, ditemukan mati oleh pemiliknya pada Kamis (17/6/ 2021) malam. 

"Selain faktor kelainan pada fisiknya yang membuat dia kesulitan menyesuaikan diri, terutama dalam hal menyusui pada induknya," kata Surati didampingi anaknya Iman Supiar di Sungailiat, Sabtu (19/6/2021). 

"Dia juga belum begitu kuat dan lincah ketika sang induk terlalu lama mendekapnya, jadi kemungkinan matinya dikarenakan lemas, terlalu lama dibawah badan sang induk," ujarnya. 

Lanjutnya, keluarganya sudah berusaha maksimal untuk membuat Juni dan Juna bertahan, dengan memberikan susu khusus kucing dan selalu dilihat kondisinya.

"Tapi kuasa Allah SWT, semua kembali atas kehendak-Nya, untuk unduk dan satu anak nya yang normal, bisa bertahan dan sehat," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL