Kapolda Bangka Belitung Akui Banyak Masyarakat Enggan Mengenakan Masker

Firman    •    Kamis, 17 Juni 2021 | 19:28 WIB
Lokal
Kapolda Bangka Belitung Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat.(fn/wb)
Kapolda Bangka Belitung Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Kapolda Bangka Belitung Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat, meminta Satgas Gugus dan para kepala desa untuk memperketat pengawasan dan disiplin Covid-19.

Hal itu disampaikan Anang usai menghadiri acara yang digelar Pemprov Babel dalam rakor persiapan pelaksanaan PPKM Skala Mikro dan pembentukan Posko Penanganan Covid-19 tingkat desa di Gedung Tribrata, Mapolda Babel, Kamis (17/6/2021).

"Uji coba pengetatan Prokes Covid-19, tak perlu waktu yang lama, cukup satu bulan, sebelum kemudian dievaluasi kembali, dan Pak Mikron coba kita uji satu bulan kita lakukan betul-betul disiplin," ungkap Anang.

Anang menambahkan dalam satu bulan ini akan dilakukan uji coba kedisiplinan dan masing-masing dilakukan kepala desa.

"Kita coba langsung mainkan dan lakukan evaluasi ada tidak dampak positifnya, dengan salah satu metodenya dan cara mengumpulkan pasien yang terpapar Covid- 19 disebuah tempat. Dengan catatan, selama masa karantina, pihak pihak terkait memperhatikan semua aspek kebutuhan pasien," katanya.

Selain itu Anang juga menyampaikan saat ini di desa-desa masih banyak masyarakat yang enggan menggunakan masker.

"Masih banyak masyarakat di desa-desa yang enggan menggunakan masker, dan itu tadi sudah kita tegaskan kepada para kades bahwa peran kades itu adalah tokoh yang utama di desa. Agar menyosialisasikan kepada masyarakat selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah," tutur kapolda.

Ditambahkan Anang, para kades nantinya akan didampingi para Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk menyosialisasikan kepada masyarakat untuk menggunakan masker.

"Oleh karena itu ingatkan lah kepada masyarakat kita, agar selalu menggunakan masker saat berada di luar. Bahkan saya selalu menyampaikan ini, satu bulan tegas betul memakai masker, nanti akan kita buktikan satu bulan bagaimana penurunannya angka Covid-19. Jika betul-betul prokes dijalankan dengan ketat," kata Anang.

"Saya berharap itu bisa dijalankan, dan memberi tahukan kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu benar-benar ada dan sangat berbahaya," tegas kapolda.(fn/wb)




MEDSOS WOWBABEL