Parkir Satu Pintu di Pasar Muntok Bisa Kumpulkan Rp 3 Juta dalam Sehari

Chairul Aprizal    •    Selasa, 15 Juni 2021 | 11:46 WIB
Lokal
Caption: Juru parkir memungut retribusi parkir di Pasar Muntok. (rul/wb)
Caption: Juru parkir memungut retribusi parkir di Pasar Muntok. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Dinas Perhubungan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Bangka Barat selama tiga hari berturut-turut melakukan uji coba retribusi parkir di Pasar Muntok untuk melihat potensi PAD yang bisa didapatkan oleh pemerintah daerah selama tiga hari yang dimulai sejak Sabtu (12/6/2021) hingga Senin (14/6/2021). 

Kepala Bidang Perhubungan Disperkimhub Bangka Barat Juswardi mengatakan setelah dicoba lakukan penarikan retribusi parkir di pintu masuk Pasar Muntok didapati seharinya bisa sekitar Rp 3 juta. 

"Kalau dari respon uji coba tiga hari itu Alhamdulillah respon dari masyarakat yang berkunjung ke pasar dan ada juga lah yang responnya negatif tapi sedikit mungkin karena belum terbiasa dan ada kemacetan sedikitlah," kata Yuswardi, Selasa (15/06/2021).

Yuswardi menerangkan sistem parkir satu pintu ini dalam masa uji coba, dan untuk selama ini retribusi parkir di dalam masih tetap berjalan dan dipungut langsung oleh petugas parkir di sekitar lokasi Pasar Muntok.

Pada Uji coba tigs hari, petugas parkir yang berada di dalam tidak lagi memungut biaya parkir dan hanya bertugas menata kendaraan atau memarkirkan kendaraan.

"Ke depan Insya Allah tugas mereka hanya mengatur dan merapikan kendaraan parkir tidak lagi berhubungan dengan penarikan retribusi," ujarnya.

Setelah dilakukan ujicoba, Yuswardi mengakui adanya perbedaan pungutan satu pintu dengan selama ini melalui juru parkir (jukir) berbeda jauh hasilnya.

"Kalau nominalnya itukan belum kita potong untuk fee-nya jukir, kalau dibandingkan dengan pendapatan biasanya jauh sekali kalau satu hari itu sih beda-beda dari Sabtu, Minggu, dan Senin itu rata-rata sekitar tiga jutaan dalam satu hari," ucapnya.

Dibandingkan dengan biasanya melalui juru parkir perharinya rata-rata hanya menyetor sekitar Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu saja.

"Untuk meningkatkan PAD dan karena duit ini tidak masuk ke kami sepeserpun nantinya juga akan kembali ke masyarakat," tutur Yuswardi.

Ditambahkan Yuswardi, untuk kantong parkir yang disediakan di dalam Pasar Muntok masih dianggap terlalu sempit dan kurang lantaran masih ada yang terpaksa parkir di pinggir jalan, apalagi untuk kendaraan mobil selalu overload. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL