China Mulai Pasok Timah Dunia, Harga Tertahan

Tim_Wow    •    Selasa, 08 Juni 2021 | 14:23 WIB
Ekonomi
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Laju kenaikan harga timah dunia pekan lalu tertahan. Bahkan berangsur turun kembali ke harga kisaran US$ 30.000 per metrik ton. Pasokan timah dari China sebagai penyebab tertahannya laju kenaikan sejumlah komiditas logam, termasuk timah.

Pada penutupan penjualan, Selasa (8/6/2021) sore harga timah untuk kontrak tiga bulan di London Metal Exchange (LME) kehilangan 0,54% ditutup pada US$30.635 per metrik ton  dengan minat terbuka turun 221 lot menjadi 12.069 lot. Stok timah LME terus meningkat menjadi 1.920 metrik ton. 

"China meningkatkan ekspor untuk mengurangi kekurangan pasokan di luar negeri, tetapi premi spot tetap tinggi, menunjukkan pasokan yang ketat. Timah LME diperkirakan akan diperdagangkan antara US$ 30.000-31.000 per metrik ton hari ini," tulis analis Shanghai Metal Market (SMM) dalam kolom analisa pagi yang di news.metal.com , Selasa (8/6/2021).

Sedangkan kontrak timah di pasar Shanghai Futures Exchange ( SHFE ), timah yang paling banyak diperdagangkan sehingga naik  0,5% menjadi  204.440 yuan per metrik ton dengan minat terbuka kehilangan 198 lot menjadi 27.273 lot. 

Kenaikan harga timah, menurut SMM akibat musim hujan  di Yunnan baru-baru ini, diikuti  pembatasan listrik tidak sepenuhnya tmengangjat harga. Pasokan yang terbatas mendukung harga timah. Timah SHFE diperkirakan akan diperdagangkan antara 200.000-210.000 yuan per metrik ton.

Pekan lalu, harga timah dunia di pasar London Metal Exchange dan Shanghai Futures Exchange menjadi perhatian para pedagang. Harga  timah naik di kedua bursa dan terlihat akan menguat diantara harga logam dasar lainnya  yang  kehilangan momentum kenaikan.

"Pasar harga logam dasar tiga bulan di LME  seperti tembaga,  aluminium dan timbal menunjukkan pelemahan dan kehilangan momentum kenaikan, sementara nikel, timah dan seng menunjukkan kekuatan, dengan dua yang terakhir terlihat lebih kuat daripada yang lain," kata analis Fasmarkets. (wb)



MEDSOS WOWBABEL