Inflasi Pangkalpinang Disumbang Angkutan Udara, Ikan Tenggiri dan Daging Sapi

Tim_Wow    •    Kamis, 03 Juni 2021 | 13:40 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Kota  Pangkalpinang dan Tanjungpandan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami inflasi pada Mei 2021. Komoditas angkutan udara, ikan tenggiri dan daging sapi penyumbang inflasi terbesar.

Di  Kota  Tanjungpandan  mengalam inflasi sebesar 0,52 persen dengan IHK 108,39. Sedangkan Pangkalpinang sebesa 0,23 persen.

"Andil  Inflasi  terbesar  disumbang  oleh  komoditas  angkutan udara, ikan tenggiri, dan daging sapi," kata Dwi Retno Wilujeng, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bangka Belitung dalam keterangan resminya, Rabu (2/6/2021).

Inflasi di Pangkalpinang, dari pantauan BPS disebabkan karena adanya  peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks di beberapa kelompok pengeluaran, seperti kelompok  perumahan, air, listrik  dan  bahan  bakar  rumah tangga sebesar 0,17 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin  rumah  tangga  sebesar  0,05  persen dan yang tertinggi kelompok transportasi sebesar 1,79 persen.

"Deflasi  hanya terjadi di kelompok makanan, minuman dan tembakau yakni sebesar 0,26 persen.  Sementara  kelompok  pakaian dan alas  kaki,  kelompok kesehatan, kelompok  rekreasi,  olahraga  dan  budaya,  kelompok pendidikan,  serta  kelompok  penyediaan  makanan  dan  minuman restoran stabil atau tidak mengalami perubahan indeks," ungkap Dwi Retno.

Di Kota Tanjungpandan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian indeks  kelompok pengeluaran, beberapa diantaranya kelompok makanan, minuman,  dan  tembakau 0,82 persen; kelompok pakaian dan alas kaki 0,02 persen; kelompok  perlengkapan,  peralatan,  dan  pemeliharaan rumah  tangga  0,05  persen,  kelompok kesehatan 0,23 persen,  kelompok  transportasi  sebesar  2,74 persen;  kelompok  rekreasi,  olahraga,  dan  budaya  sebesar 0,44  persen;  kelompok  penyediaan  makanan  dan  minuman/ restoran  sebesar  1,64  persen;  serta  kelompok  perawatan pribadi  dan  jasa  lainnya  sebesar  0,26  persen. (*)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE