Lunching UHC BPJS Bangka Barat Terancam Batal, DPRD Khawatirkan Soal Fakta Integritas

Chairul Aprizal    •    Rabu, 02 Juni 2021 | 14:37 WIB
Lokal
Caption: Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming. (rul/wb)
Caption: Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming menjelaskan dengan tercapai Universal Health Coverage (UHC) maka Bangka Barat akan lebih mudah mendapatkan akses pelayanan BPJS Kesehatan.

"Dengan adanya UHC begitu bikin hari itu sudah bisa berlaku, masyarakat Bangka Barat InsyaAllah cukup dengan menggunakan KTP Bangka Barat, bisa langsung berobat gratis," ucap Bong Ming Ming usai RDP di gedung Mahligai Betason II, Rabu (2/6/2021).

Bong Ming Ming menuturkan selain untuk dapat berobat gratis dengan gunakan BPJS. BPJS Kesehatan juga menawarkan  dana talangan untuk RSUD, sistem pelayanan virtual untuk antrian dari rumah dan hal lainnya jika UHC.

"Namun untuk proses UHC ini kan ada namanya Cut Off, begitu cut off itu dibuka oleh BPJS pusat maka berlakulah buat satu hari langsung bisa berlaku," ujarnya. 

Untuk Cut off, Bong Ming Ming menyebutkan pemda sudah penuhi persyaratan itu tinggal melakukan penandatanganan fakta integritas.

Sementara itu, sebagian dari anggota DPRD Bangka Barat khawatir dengan poin keempat dari fakta integritas tersebut dan meminta agar dihapus sehingga sempat membuat Launching UHC kemarin tertunda dan terancam launching UHC besok kembali tertunda.

"Fakta Integritas (MOU-red) ini merupakan salah satu persyaratan dan biasa-biasa saja sih sebenarnya, tidak ada implikasi hukum seperti apa yang bersifat negatif tidak," kata Bong Ming Ming.

"Mereka menanyakan ini (MOU-red) mereka cuma khawatir tatkala fakta integritas itu ditandatangani berdampak negatif untuk Bangka Barat," tuturnya.

Bong Ming Ming berharap besok tidak tertunda lagi dan bisa dilakukan penandatanganan fakta integritas dengan pihak BPJS Kesehatan. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL