Kelompok Nelayan Laut Biru Sejahtera Terima Dua Unit Mesin Tempel dari PT Timah Tbk

ADVERTORIAL    •    Jumat, 28 Mei 2021 | 16:16 WIB
Lokal
PT Timah Tbk menyerahkan bantuan dua unit mesin tempel 3,5 PK untuk kelompok Nelayan Laut Biru Sejahtera Desa Jada Bahrin.(ist)
PT Timah Tbk menyerahkan bantuan dua unit mesin tempel 3,5 PK untuk kelompok Nelayan Laut Biru Sejahtera Desa Jada Bahrin.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com --  PT Timah Tbk menyerahkan bantuan dua unit mesin tempel 3,5 PK untuk kelompok Nelayan Laut Biru Sejahtera Desa Jada Bahrin.

Mesin Tempel ini diharapkan dapat mempermudah nelayan untuk mencari ikan di kawasan Sungai Baturusa dan sekitarnya. Melalui bantuan ini juga, nelayan bisa meningkatkan hasil tangkapannya, dengan harapan nantinya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Ketua Kelompok Nelayan Laut Biru Sejahtera, Mahadi mengatakan nelayan yang tergabung dalam kelompoknya sebanyak 10 orang. Semuanya, memang sudah memiliki mesin tempel namun sudah banyak yang rusak lantaran sudah terlalu lama. 

Dengan adanya bantuan ini, kata Mahadi dapat digunakan anggota kelompok secara bergiliran saat mesin anggota kelompok rusak. Sehingga nantinya, nelayan masih tetap bisa melaut meskipun mesin tempel yang dimilikinya rusak.

“Kami sangat terbantu sekali, karena mesin tempel punya anggota kami sudah banyak yang rusak. Kalau sudah rusak itu mereka enggak bisa cari ikan, harus dibenerin lagi dan ini makan waktu. Kadang sampai satu minggu, nah selama satu minggu itu enggak turun. Kalau nelayan enggak turun, enggak ada penghasilan,” ujarnya. 

Menurutnya, nantinya mesin yang dibantu PT Timah ini akan digunakan secara bergilir oleh anggota kelompok. Ia menyebutkan, pada musim-musim tertentu mereka harus melaut dengan lebih jauh sehingga mesin tempel ini memang sangat dibutuhkan. 

“Nanti anggota kelompok yang pakai mesin, kita kenakan iuran. Iuran inilah yang nantinya kita gunakan untuk perawatan mesin. Kami terimakasih kepada PT Timah sudah memberikan bantuan ini, semoga PT Timah Jaya terus,” kata dia. 

Ia menceritakan, pada musim-musim tertentu mereka harus mencari ikan lebih jauh seperti saat musim tertentu itu bisa mencapai 10 kilometer.

“Kalau musim hujan itu bisa sampai 10 kilometer kita cari ikan sampai ke Sungai Baturusa kadang lewat, kalau pakai dayung ini kan lumayan. Apalagi kayak kami ini kan nginep, pegi sore pulang pagi, mana kami enggak bawa es kan,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Kesra Pemerintah Desa Jada Bahrin, Irwan mengapresiasi bantuan yang diberikan PT Timah kepada kelompok nelayan di desa mereka. Ia berharap, sinergi dan kolaborasi ini dapat terus terjalin. 

“PT Timah juga sudah pernah bantu rumah layak huni, kemudian peralatan kebersihan seperti tong sampah. Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut. Kalau hari ini nelayan yang dibantu, kami berharap nanti petani juga dibantu. Karena 80 persen masyarakat kami ini petani sayuran,” tukasnya.(adv/*)




MEDSOS WOWBABEL