Laju Kenaikan Harga Timah Tertahan

Tim_Wow    •    Jumat, 21 Mei 2021 | 10:58 WIB
Ekonomi
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Kecemasan terhadap inflasi negara di Eropa dan Amerika akibat kenaikan harga logam menghambat kenaikan harga timah dunia. Sejak Kamis hingga Jumat pekan ketiga Mei 2021, harga timah tertahan di USD 29.650 per metrik ton.

"Timah mengancam akan bergerak secara signifikan di atas US$ 30.000 / ton awal pekan ini, tetapi telah tertahan oleh kekhawatiran makro ekonomi. Inflasi adalah yang utama di antara kekhawatiran ini," kata James Willougby analis International Tin Association (ITA) dalam keterangan resminya di internationaltin.org , Kamis (20/5/2021).

ITA menanggapi alasan laju kenaikan timah dunia yang terhenti setelah harga timah  mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun yakni US$ 30.640 per metrik ton awal pekan ini. 

"China sangat vokal tentang hal ini, dengan menyerukan agar kenaikan harga komoditas dibatasi. Dalam kasus timah, fundamental di luar China tetap sangat ketat, dengan sedikit saran tentang harga yang akan datang," kata James.

Pantauan di pasar logam dasar Shanghai Futures Exchabge (SHFE) dengan kebijakan pemerintah China sebagian besar turun pada Jumat pagi setelah kenaikan.  Sementara itu,  di pasar  LME sebagian besar lebih tinggi, karena minat investor untuk aset berisiko kembali setelah gelombang penjualan di sesi sebelumnya.

Sanghai Metal Market (SMM) mencatat pada Jumat pagi,  logam dasar Shanghai,  tembaga turun 0,03%, nikel turun 1,42% dan timah turun 0,15%.  Di LME sebagian besar naik pada hari Kamis. Tembaga naik 0,07%, timah naik 0,12%, seng naik 0,82% dan timah naik 1,95%, sedangkan aluminium dan nikel berkinerja buruk dengan penurunan masing-masing 1,78% dan 1,28%. (wb)



MEDSOS WOWBABEL