Hitungan Lima Jam, Tiga Warga Bangka Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Dwi H Putra    •    Sabtu, 08 Mei 2021 | 09:44 WIB
Nasional
Pemakaman pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka.(ist)
Pemakaman pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka.(ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Dalam hitungan jam saja, pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) langsung bertambah tiga orang. 

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan ketiga pasien meninggal dunia hanya dalam kurun waktu kurang dari lima jam.

"Pasien meninggal dunia ini hanya beda jam saja, dua masih dalam hari Jumat sedangkan satu pada Sabtu dini hari," kata Boy Yandra di Sungailiat, Sabtu (8/5/2021). 

Lanjutnya pasien yang meninggal dunia yakni JS (67) laki-laki warga Komplek RSS Sungailiat, yang bersangkutan masuk rumah sakit pada tanggal 4 Mei dengan gejala penyakit batuk dan sesak nafas, pasien meninggal Jumat (7/5/2021) pukul 21.30 WIB di RSUD Depati Bahrin Sungailiat, dikebumikan di TPU Bukit Betung.

Kemudian MZR (11) laki-laki warga Karya Makmur, pasien masuk ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat pada tanggal 7 Mei 2021 dengan gejala penyakit batuk dan sesak nafas, setelah dilakukan perawatan, pasien meninggal dunia pada pukul 22.00 WIB dan dikebumikan di TPU Air Ruai pada pukul 01.45 WIB atau Sabtu dini hari. 

"Sementara itu untuk pasien yang ketiga meninggal dunia yaitu dengan inisial S (51) warga di Rambak, Sungailiat," jelas Boy Yandra. 

"Pasien meninggal pada pukul 03:52 WIB atau Sabtu dini hari dengan TCM dinyatakan positif, akan dikebumikan pada pagi hari ini dengan SOP Covid-19," paparnya. 

Boy Yandra menambahkan dengan adanya tiga pasien positif Covid-19 yang meninggal hari ini, maka jumlah keseluruhan kasus kematian akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangka menjadi 50 orang. 

"Kami tak bosan mengajak dan mengimbau kepada masyarakat untuk selalu taat menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar," pesannya. 

"Apalagi menyambut Idul Fitri 1442 H ini, kita harus bersama-sama untuk tidak melakukan kegiatan yang mendatangkan masyarakat banyak, karena hal itu dapat menyebabkan penularan wabah Covid-19 lebih luas," tandas Boy Yandra.

"Maka dari itu, kami berharap agar masyarakat menyambut lebaran ini dengan cara sederhana saja untuk menjaga diri sendiri dan keluarga dari wabah ini," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL