Harga Bahan Pokok di Kabupaten Bangka Masih Normal

Dwi H Putra    •    Jumat, 07 Mei 2021 | 15:07 WIB
Lokal
Ilustrasi (dok/wb)
Ilustrasi (dok/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Harga kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjelang akhir Bulan Ramadan terbilang masih normal. 

Kepala Bidang Pedagangan, Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Bangka, Siti Nurmina, mengatakan sampai dengan saat ini tercatat harga bahan pokok relatif stabil belum ada peningkatan signifikan.

"Masih normal ya di Kabupaten Bangka, stok masih tersedia di tingkat distributor, sehingga harga belum ada peningkatan," kata Siti Nurmina di Sungailiat, Jumat (7/5/2021). 

Lanjutnya, untuk beras jenis TR kapasitas 15 kilogram di Pasar Kite Sungailiat dijual Rp 163. 000 per karung, di Pasar Kenanga Rp 167.000 per karung serta di Pasar Tradisional Belinyu dijual Rp 170.000 per karung.

Sedangkan beras RM kapasitas lima kilogram di pasar Kite Sungailiat dijual Rp 58.000 per karung di pasar Kenanga Rp 59.000 per karung serta di pasar Belinyu dijual Rp 58.000 per karung.

Kemudian bahan pokok minyak goyeng Sania di pasar Kite Sungailiat dijual Rp 14.000 per liter, pasar Kenanga Rp 13.000 per liter dan di pasar Belinyu Rp 18.000 per liter, sedangkan untuk minyak goreng merek Fortuner, harga eceran di pasar Kite Sungailiat di jual Rp 14.000 per liter, pasar Kenanga Rp 12.000 per liter dan di pasar Belinyu Rp 13.000 per liter.

"Sementara  daging sapi harga eceran tingkat pedagang semua pasar tradisional di Kabupaten Bangka tidak ada perbedaan yakni Rp 140.000 per kilogram, daging ayam di pasar Sungailiat dan pasar Kenangan dijual Rp 30.000 per kilogram serta di pasar Belinyu harga eceran Rp 35.000 per kilogram," jelas Siti Nurmina. 

"Perbedaan harga eceran di masing-masing pasar tradisional karena dipengaruhi oleh jarak distribusi saja, seperti di pasar Belinyu yang mencapai lebih kurang berjarak 60 kilometer dari pusat ibu kota kabupaten," paparnya. 

"Stok bahan pangan pokok berdasarkan monitoring di pasar masih tetap aman meskipun mayoritas bahan pangan di pasok dari luar Pulau Bangka," pungkasnya. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL