Program Berobat Gratis Bupati Terpilih, BPKAD Kelimpungan Cari Dana

Chairul Aprizal    •    Selasa, 27 April 2021 | 11:20 WIB
Lokal
Caption: epala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Barat Abimanyu. (rul/wb)
Caption: epala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Barat Abimanyu. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com --  Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Barat Abimanyu sudah memutar otak untuk dapat memastikan program berobat gratis bagi masyarakat Bangka Barat. Dimana ini menjadi salah satu program Bupati baru agar dapat terwujud dengan merecofusing anggaran.

Abimanyu memastikan BPKAD dapat memastikan Kabupaten Bangka Barat mampu mencapai UHC atau menjamin standar 95% masyarakat Bangka Barat dapat berobat gratis dengan BPJS Kesehatan.

"Kalau dengan BPJS kemarin itu rapat rutinlah biasa kemudian juga membahas PKS (Perjanjian Kerjasama-red) dan MoU. Pembaharuan terkait dengan program Bupati dan Wakil Bupati yang baru," ucap Abimanyu.

BPKAD dikejar target, program berobat gratis tidak kenal kaya dan miskin hanya dengan memakai KTP Bangka Barat ini karena diminta oleh Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat yang baru untuk 10 hari setelah pelantikan agar dapat launching.

"Kemarin pembahasan Mou dan PKS. Kalau dari segi anggaran sekarang masih dihitung karena masih ada selisih data kemarin tapi mungkin dalam waktu minggu-minggu ini selesai," tuturnya.

Ia menyampaikan, jika dalam minggu ini selisih data sudah dapat diselesaikan maka anggarannya pun akan dapat dihitung langsung.

"Di anggaran induk itu sudah kita anggarkan kurang lebih sekitar Rp 14 miliar mungkin nanti akan ada tambahan, mungkin nanti kurang lebih. Ini masih menunggu data itu tadi jadi tambahan mungkin sekitar Rp 11 miliar," sebutnya.

Abimanyu menyebutkan, anggaran yang dipersiapkan itu untuk program berobat gratis selama delapan bulan kedepan.

"Yang induk Rp 14  miliar untuk 31 ribu orang, kalau yang tambahan hitung-hitungannya sekitar 39  ribu orang berarti sudah UHC kita, UHC sembilan puluh lima persen," katanya.

Abimanyu berharap tidak ada kendala terhadap APBD Bangka Barat untuk dapat membantu program berobat gratis agat terwujud.

"Defisit iya, cuma kita cari lah solusinya untuk menutupinya nanti," tutup Abimanyu. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL