Gakkum KLHK dan Timgab Tangkap Dua Penjual Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong

Tim_Wow    •    Selasa, 20 April 2021 | 10:58 WIB
Nasional
Sebanyak 35 kilogram sisik Tringgiling berhasil diamankan Timgab di Pasaman, Sumatera Barat.(ist)
Sebanyak 35 kilogram sisik Tringgiling berhasil diamankan Timgab di Pasaman, Sumatera Barat.(ist)

PASAMAN,www.wowbabel.com -- Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, bersama Polres Pasaman menahan RAL (59 tahun) dan JAN (44 tahun) yang diduga memperniagakan sisik trenggiling dan paruh rangkong, Senin (19/4/2021, di Pasaman, Sumatera Barat. 

Saat ini, RAL dan JAN  beserta barang bukti 35 kilogram sisik trenggiling dan 3 paruh rangkong diamankan di Polres Pasaman. 

Tim Gabungan Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera bersama Unit II Subdit I Dittipidter Bareskrim dan Satreskrim Polres Pasaman, memulai operasi setelah mendapat informasi dari masyarakat mengenai dugaan penjualan bagian tubuh satwa dilindungi. Pukul 10.00 WIB, Tim Gabungan membuntuti RAL. Pukul 12.00 WIB Tim gabungan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pasaman untuk mengamankan RAL.

Tim menangkap RAL pukul 13.30 WIB di SPBU Kumpulan Jorong Tabiang Nagari Kota Kaciak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat. Dari RAL diamankan satu mobil Mitsubishi Kuda Grandia, 35 kilogram sisik trenggiling, dan 3 paruh burung rangkong. 






Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa JAN adalah pemilik barang tersebut, sehingga JAN dijemput paksa dan ditahan di polres Pasaman. 

Tersangka akan dijerat Pasal 40 Ayat 2 Jo. Pasal 21 Ayat 2 Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, dengan ancaman pidana penjara maksimum 5 tahun dan denda maksimum Rp 100 juta.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Sustyo Iriyono, menegaskan, kejahatan perdagangan dan perburuan tumbuhan dan satwa liar marak dilakukan, dalam Tahun 2021 ini pihaknya telah melakukan 13 operasi yang melibatkan ribuan satwa baik di Provinsi Jawa Tengah, Lampung dan Nusa Tenggara TImur. 

Lebih lanjut, Sustyo menegaskan KLHK terus berkomitmen dalam penyelematan tumbuhan dan satwa liar sebagai kekayaan sumber daya hayati Indonesia.

Sementara itu, Dittipidter Bareksim, Brigjen Pol Pipit Rismanto  menyatakan, “Penanganan kasus Ini merupakan kerjasama yang baik antara Bareksrim dan KLHK dalam memberantas kejahatan perdagangan dan perburuan Tumbuhan Satwa Liar yang masih marak dilakukan. Bersama dengan KLHK, kami akan mengejar jaringan perdagangan dan penyelundupan tumbuhan dan satwa liar sampai tuntas di seluruh Indonesia”.(wb/*) 






TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL