Donor Darah Ketika Berpuasa, Bolehkah?

Tim_Wow    •    Sabtu, 17 April 2021 | 16:12 WIB
Nasional
Infografik hukum donor darah berdasarkan hukum Islam.(ist)
Infografik hukum donor darah berdasarkan hukum Islam.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Berpuasa membuat seseorang menahan lapar dan haus  hampir 12 jam. Lantas bagaimana dengan donor darah? Apakah boleh dilakukan? 

Secara medis, sah-sah saja jika melakukan donor darah selama berpuasa. Donor darah merupakan kegiatan bermanfaat yang bisa memberi dampak kesehatan, baik bagi diri sendiri maupun orang yang menerimanya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan donor darah saat puasa lantaran bisa meningkatkan risiko seseorang pingsan lantaran tubuh kekurangan energi. 

Saat donor darah, sejumlah besar zat besi dalam tubuh akan hilang. Hal itu bisa menyebabkan tubuh kekurangan zat besi, dan memengaruhi kadar hemoglobin. Kurangnya kadar hemoglobin dalam tubuh bisa menyebabkan organ otak tidak mendapat oksigen yang cukup, dan bisa mengganggu peredaran darah dalam tubuh.

Beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghindari pingsan karena donor darah. Salah satu caranya adalah “membentengi” diri dengan simpanan gizi dan cairan yang cukup.

Caranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman sehat saat sahur. Selain itu  segera minum air dan mengonsumsi makanan sehat saat berbuka puasa untuk mengembalikan energi hilang.

Sementara itu bila ditinjau dari hukum Islam, para ulama kontemporer umumnya sepakat bahwa pengambilan darah dari orang yang berpuasa dengan maksud sebagai sampel dalam pemeriksaan medis (li at-tahlil), seperti jika darah diambil dari pembuluh darah vena atau arteri denganmenggunakan spuit atau vacutainer, tidaklah membatalkan puasa. 

Bagaimana hukum, jika darah yang diambil cukup banyak dan dimaksudkan untuk didonorkan kepada pasien sakit yang membutuhkan (at-tabarru’ bi ad-dam) ? 

Mazhab Pertama (Hanafi, Maliki, Syafi'i) : Donor Darah Tidak Membatalkan Puasa

Ulama kontemporer yang berpendapat bahwa mendonorkan darah tidak membatalkan puasa adalah Syaikh Abdurrahman Jabnakah al-Maidani, Syaikh Yusuf al-Qaradhawi, Syaikh Wahbah az-Zuhaili, Syaikh Mahmud ‘Uwaidhah, dan Syaikh Muhammad Jabr al-Ulfy.

Mazhab Kedua (Hanbali) : Donor Darah Dapat Membatalkan Puasa. 

Ulama kontemporer yang berpendapat bahwa mendonorkan darah dapat membatalkan puasa adalah Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dan Syaikh al-‘Utsaimin.(bbs/*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL