Besok Pembayaran Tanah Warga yang Terdampak Pembangunan Jalan Tanjung Ular-Air Limau

Caption: Musyawarah untuk bentuk ganti kerugian masyarakat tanah di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Selasa (13/04/2021). (rul/wb)
Caption: Musyawarah untuk bentuk ganti kerugian masyarakat tanah di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Selasa (13/04/2021). (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Bangka Barat Janto Simanjuntak menyampaikan lahan masyarakat yang terdampak dalam pembukaan jalan Desa Air Limau menuju Tanjung Ular akan diganti dalam bentuk uang. Hal ini disampaikannya dalam musyawarah untuk bentuk ganti kerugian masyarakat tanah di Gedung Graha Aparatur Pemkab Bangka Barat, Selasa (13/04/2021). 

Janto mengatakan, terkait pembangunan jalan yang sudah dicanangkan sejak 13 tahun yang lalu, musyawarah ganti rugi tanah hari ini dilaksanakan khusus untuk masyarakat Desa Air Limau.

"Musyawarah ini secara teknis nanti petugas akan memanggil Bapak Ibu satu-satu kedepan, namun sebelumnya saya menyampaikan bahwa musyawarah ini kita akan menyampaikan hasil penilaian dari apraisal yang sudah dilakukan penilaian beberapa hari lalu dan inilah saatnya kita akan menyampaikan nilai tersebut," ujarnya.

Ia menuturkan apabila masyarakat menerima hasil nilai dari apraisal tersebut akan diberikan bentuk kerugian ini dalam bentuk karena dinilainya paling gampang.

"Karena teknis pembayarannya juga lebih gampang daripada bentuk lain, jadi harapan kita seluruh masyarakat yang terkena tanahnya dalam pembangunan jalan ini bisa menerima bentuk ganti kerugian dalam bentuk uang," sebut Janto.

Dijelaskannya, apabila masyarakat sudah setuju dengan nilai dan bentuk ganti rugi itu maka harus menandatangani berita acara dan surat pernyataan langsung yang bersangkutan tanpa diwakilkan atau dengan mengenakan surat kuasa jika diwakili.

"Besar harapan kita Bapak Ibu bisa menerima hasil apraisal kita ini karena apabila sudah menerima nanti akan ditindaklanjuti dengan pembayaran ganti kerugian," katanya.

Janto menyebutkan untuk masyarakat yang sudah menerima maka pembayaran langsung akan diganti besok.

Ditambahkan oleh Kadis PUPR Bangka Barat Suharli, bahwa kegiatan musyawarah adalah rangkaian terakhir sebelum melakukan pembayaran besok.

"Itu akan dilaksanakan di PUPR, jadi persyaratan administrasi yang disampaikan ke pak Janto akan diserahkan ke kami untuk melakukan pembayaran, pembayaran itu juga tidak berupa uang tapi langsung masuk ke rekening yang bersangkutan," sebut Suharli. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL