Tiga Pelaku Pengeroyokan Diringkus Polres Bangka

Dwi H Putra    •    Sabtu, 03 April 2021 | 13:18 WIB
Lokal
Caption: Tiga orang pelaku pengeroyokan yang masuk dalam daftar target operasi (TO) Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) berhasil diringkus Tim Opsnal Polres Bangka dipimpin Ipda Dana Hartanto dan Ipda Judit Dwi Laksono. (dwi/wb)
Caption: Tiga orang pelaku pengeroyokan yang masuk dalam daftar target operasi (TO) Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) berhasil diringkus Tim Opsnal Polres Bangka dipimpin Ipda Dana Hartanto dan Ipda Judit Dwi Laksono. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Tiga orang pelaku pengeroyokan yang masuk dalam daftar target operasi (TO) Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) berhasil diringkus Tim Opsnal Polres Bangka dipimpin Ipda Dana Hartanto dan Ipda Judit Dwi Laksono.

"Ketiga pelaku diamankan di tiga lokasi berbeda setelah kami menerima informasi terkait keberadaan para pelaku," kata Kabag Ops Polres Bangka, Kompol Ricky Dwiraya Putra  melalui Kanit Opsnal Polres Bangka, Ipda Judit di Sungailiat, Sabtu (3/4/2021). 

Lanjutnya pelaku yang pertama kali diamankan atas nama Indar Julandi alias Otek (26) warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat, di kontrakannya. 

Lalu, dari keterangan Otek kemudian melakukan pengembangan terhadap Yoke Saptorianto alias Yoke (22) warga Jalan Kartini Gang Srikandi Kelurahan Srimenanti Kecamatan Sungailiat, selanjutnya tim mengamankan Robi Jonatan alias Batak (22) warga Desa Pemali Kecamatan Pemali. 

"Keterangan ketiganya mengakui pengeroyokan terhadap korban, selanjutnya dibawa ke Polres Bangka guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas Ipda Judit. 

Diamankannya ketiga pelaku berawal Senin (22/4/2021) sekitar pukul 04.00 WIB, teman korban Demon menegur teman Yoke agar jangan berisik, karena orang di sekitar Ketiganya dikenakan Pasal 170 KUHPidana tentang penganiyaaan," paparnya. kontrakan korban sedang beristirahat.

Namun pada saat itu Yoke tidak terima dan menantang korban untuk berkelahi, tapi kemudian Yoke dihadang oleh temannya untuk tidak berkelahi lalu langsung pulang dan meninggalkan lokasi kejadian.

Lalu, Rabu (24/4/2021) pukul 04.00 WIB pada saat itu korban sedang beristirahat di kontrakannya, tiba-tiba pintu kontrakan didobrak pelaku bersama teman-temannya, kemudian menarik korban keluar dan secara bersama-sama memukul dengan menggunakan tangan dan kaki, setelah melakukan pemukulan atau pengeroyokan para pelaku langsung pergi meninggalkan kontrakan korban. 

"Ketiganya dikenakan Pasal 170 KUHPidana tentang penganiyaaan," pungkasnya. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL