Larikan Anak di Bawah Umur, Nugraha Diamankan Polisi di Lampung

Dwi H Putra    •    Kamis, 25 Maret 2021 | 21:52 WIB
Lokal
Nugraha (25) warga Provinsi Lampung diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polres Bangka yang dipimpin Ipda Judit bersama Anggota Penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), di kediamannya, Kamis (24/3/2021) pagi.(ist)
Nugraha (25) warga Provinsi Lampung diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polres Bangka yang dipimpin Ipda Judit bersama Anggota Penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), di kediamannya, Kamis (24/3/2021) pagi.(ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Nugraha (25) warga Provinsi Lampung diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polres Bangka yang dipimpin Ipda Judit bersama Anggota Penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), di kediamannya, Kamis (24/3/2021) pagi. 

Pasalnya, Nugraha diduga melarikan anak dibawah umur atas nama RPA (17) warga Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka sejak Rabu (10/3/2021) lalu. 

"Pelaku diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B - 320 / III / 2021 / Res.1.24 / Babel / Res Bangka ,Tanggal 12 Maret 2021, dengan perkara melarikan anak dibawah umur," kata Kabag Ops Polres Bangka, Kompol Ricky Dwiraya Putra SIK melalui Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Dedy Setiawan SIK didampingi Kanit Buser Polres Bangka, Ipda Judit di Sungailiat, Kamis (24/3/2021). 

"Pelaku terancam Pasal 332 ayat (1) KUHPidana," imbuhnya. 

Lanjutnya, dari laporan kepolisian yang disampaikan orang tua korban ST (56), peristiwa berawal Rabu (10/32021) sekitar pukul 12.30 WIB pada saat ia pulang ke rumah, ternyata sang anak sudah tidak berada lagi di rumah.

Kemudian ST menghubungi nomor telepon anaknya, namun nomor tersebut tidak dapat dihubungi. Setelah itu mencoba mencari ke tetangga dan teman dekatnya, tapi tidak ada yang mengetahui keberadaan anaknya. 

Tak lama kemudian ST menghubungi Nugraha dan menanyakan keberadaan RPA, pada saat itu Nugraha mengatakan RPA berada di Alun-alun Kota Pangkalpinang dan minta dijemput temannya. 

"Lalu pelapor meminta bantuan teman korban itu untuk menjemput anaknya di Alun-alun Kota Pangkalpinang," jelas Ipda Judit. 

"Mengetahui hal itu teman korban langsung mencoba menghubungi via videocall whatsapp, pada saat itu bertanya di mana korban berada, namun korban tidak menjawab," paparnya. 

Tambah Ipda Judit, temannya sempat melihat korban berada di belakang mobil yang bertuliskan Dimas Travel, mengetahui hal tersebut lalu meminta bantuan temannya untuk mencari tempat Dimas Travel. 

"Dari sini diketahui kalau Dimas Travel tidak ada di wilayah Bangka, lalu kembali mencoba menghubungi korban yang ternyata sudah berada di jalan tol Palembang - Lampung," pungkasnya. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL