Media Tak Wajib Layani Hak Jawab Jika Berita Berimbang dan Tidak Salah

Chairul Aprizal    •    Minggu, 21 Maret 2021 | 16:42 WIB
Nasional
Pelaksanaan UKW di Santika Hotel Pangkalanbaru.(rul/wb)
Pelaksanaan UKW di Santika Hotel Pangkalanbaru.(rul/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo menyampaikan hak jawab hanya untuk melayani pemberitaan yang tidak berimbang dan kesalahan media yang menyudutkan pihak yang bersangkutan saja.

Agus menyebutkan salah satu mekanisme yang disediakan Dewan Pers ketika ada pihak yang ingin mengajukan hak jawab kepada media maka media wajib melayani.

"Tapi melayani itu tidak langsung otomatis menerima hak jawabnya yang diajukan, coba baca lagi berita itu sudah berimbang belum, cek lagi jangan jangan tidak berimbang, jangan jangan menghakimi nah kalau seperti ini diperlukan hak jawab itu," tutur Agus aat mengisi materi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Bangka Belitung, di Hotel Santika Pangkalanbaru, Minggu (21/03/2021).

Namun Agus menegaskan bahwa hak jawab tidak wajib diberikan oleh media ketika berita yang diterbitkan sudah berimbang dan tidak memiliki kesalahan dalam produk jurnalistiknya.

"Kalau beritanya memang melanggar kode etik, menggunakan kalimat yang tidak sesuai dengan fakta, judul tidak sesuai dengan isi. Jika kalau ada salah satu diantara ini maka media wajib membuat hak jawab," sebut Agus.

Agus menjelaskan ketika hak jawab yang sudah dimuat masih merasa tidak puas oleh narasumber maka barulah boleh dilaporkan ke Dewan Pers untuk diselesaikan.

"Memang banyak kejadian sedikit-sedikit langsung mengadu ke Dewan Pers tapi dulu yang seperti itu kita balikkin lagi," kata Agus. 

Setelah dicermati kembali, Agus menyebutkan Dewan Pers merasa hal itu tidak efektif karena pihak yang meminta hak jawab sekarang lebih suka melaporkan ke kepolisian ketika ada masalah pemberitaan ketimbang ke Dewan Pers.

"Mereka gak mau ke media langsung ke polisi, banyak kejadian seperti itu, akhirnya belakangan ini seperti kasus misalnya meskipun bupati belum mengajukan ke media tapi ke Dewan Pers kami layani hak jawab itu, untuk menghindar mereka mengadu langsung ke polisi," tuturnya. 

Akhirnya sekarang laporan terkait hak jawab seringkali dilayani langsung oleh Dewan Pers meskipun belum diselesaikan dengan pihak media yang bersangkutan untuk menghindari wartawan dipidana kepolisian.(rul/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL