Alobi Evakuasi Tiga Ular Sanca Reticulatus dari Rumah Warga di Pangkalpinang

Tim_Wow    •    Jumat, 05 Maret 2021 | 12:02 WIB
Lokal
Caption: Ular sanca yang dievakuasi tim Alobi Foundation, Kamis (4/3/2021). (wb)
Caption: Ular sanca yang dievakuasi tim Alobi Foundation, Kamis (4/3/2021). (wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Tiga ular sanca jenis reticulatus dievakuasi tim Animal Lovers Bangka Island (Alobi) Foundation dari rumah warga Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (4/3/2021). Ular dievakuasi 

Humas Alobi Foundation, Zikri Alamsyah mengatakan tiga reptil yang dievakuasi guna menertibkan hewan liar peliharaan warga. Sebelumnya, pihaknya mendapat laporan warga yang ingin hewan peliharaannya itu dirawat di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi yang ada di Air Jangkang, Kabupaten Bangka.

"Tiga ular ini langsung kami bawa ke PPS Alobi. Nanti disana akan kami cek fisiknya guna memastikan kesehatannya," kata Zikri.

Kendati sudah jinak tim bersusah payah mengevakuasi tiga sanca tersebut, karena ukurannya yang mencapai tiga hingga empat meter dengan bobot yang cukup berat.

"Tiga ular ini diperkirakan sudah sekitar satu tahun dipelihara," ujar Zikri.

Kepala Resort BKSDA Sumatra Selatan, Septian Wiguna mengatakan, kepemilikan hewan untuk dipelihara harus memiliki izin dari pihak terkait.

"Setiap orang yang memiliki satwa liar itu harus punya izin. Asalnya usulnya harus jelas yaitu harus dari penangkaran. Kalau dari alam harus ada izin tangkap dan lainnya sebagainya," kata Septian.

Menurutnya, tiga ular phyton yang dievakuasi berjenis reticulatus memang sering dipelihara warga, karena corak kulitnya yang unik dan terbilang sulit ditemukan. 

"Dan ini salah satu upaya kami untuk menertibkan satwa-satwa liar yang dimiliki masyarakat," tandasnya. (wb)



MEDSOS WOWBABEL