Diduga Ada PIP Siluman di Sukadamai, Petugas Tarik Ponton

Aston    •    Jumat, 26 Februari 2021 | 16:48 WIB
Lokal
Caption: Penertiban PIP di perairan Sukadamai oleh Polda Babel dan Polres Basel beberapa waktu yang lalu. (as/wb)
Caption: Penertiban PIP di perairan Sukadamai oleh Polda Babel dan Polres Basel beberapa waktu yang lalu. (as/wb)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Menindaklanjuti adanya laporan Ponton  Isap Produksi (PIP) ilegal masuk di perairan laut Sukadamai, Nelayan, dan Toboali, petugas akan melakukan peminggiran ponton untuk dilakukan pengecekan. Rencana peminggiran ponton direncanakan hari ini, Jumat (26/2/2021). 

" Iya hari ini dimulai peminggiran ponton untuk dilakukan pengecekan," kata Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Siswanto.

Selain bertujuan untuk meminimalisir adanya pelanggaran adanya ponton penyusup bekerja melakukan penambangan tanpa kantongi legalitas, petugas juga akan mengecek ulang kelayakan operasional ponton. 

" Masing masing ponton harus dilengkapi SILO (surat izin layak operasi) yang asli," ujarnya

Ia menegaskan, jika ditemukan pelanggaran akan dilakukan penindakan  tegas. 

"Langsung kita tarik dan yang bertanggunjawab kita proses," tukasnya

Untuk diketahui PT Timah Tbk hanya mengeluarkan izin surat perintah kerja (SPK) sebanyak 200 unit PIP. Diberitakan sehari sebelumnya, PT Timah juga meminta kepada 34 perusahaan mitra yang bekerja untuk menyerahkan bukti berikut dokumentasi setiap penyerahan dana kompensasi kepada masyarakat sesuai yang disepakati. Lantas, satu bulan lebih beroperasi, belum ada laporan kepada PT Timah. (as/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL