Pengusaha Tambang Laut di Toboali Diminta Kumpulkan Bukti Penyerahan Dana Kompensasi Masyarakat

Aston    •    Kamis, 25 Februari 2021 | 19:05 WIB
Lokal
Pertemuan PT Timah Tbk dengan seluruh pengusaha PIP di Toboali.(as/wb)
Pertemuan PT Timah Tbk dengan seluruh pengusaha PIP di Toboali.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Kendati sudah beroperasi lebih dari satu bulan, 34 perusahaan ponton isap produksi (PIP)  mitra PT Timah Tbk yang beroperasi di perairan Sukadamai, Padang, dan Nelayan Kecamatan Toboali belum melaporkan kewajiban perusahaan berupa dana kompensasi kepada masyarakat sesuai kesepakatan perusahaan. 

Hal itu terkuak dalam pertemuan PT Timah Tbk bersama 34 perusahaan, Kamis (25/2/2021) di salah satu hotel di Kota Toboali. PT Timah Tbk selaku pemberi izin belum menerima laporan dari setiap perusahaan. 

Pertemuan yang ikut dihadiri Kapolres Basel, AKBP Agus Siswanto dan Danramil 413-02 Toboali,  Mayor Inf Istiyari itu membahas persoalan yang terjadi, terutama persoalan dana kompensasi yang banyak laporan dikeluhkan masyarakat.  

PT Timah yang diwakili Pengawas Tambang PIP, Andika meminta setiap perusahaan menyerahkan laporan dana kompensasi yang diberikan kepada masyarakat. 

"Kepada semua perusahaan kami minta bukti  penyerahan dana kompensasi lengkap dengan dokumentasi saat pemberian," imbuh Andika. 

Ia mengatakan, bukti-bukti dana kompensasi masyrakat tersebut nantinya juga  diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk dilakukan evaluasi. 

Perusahaan diminta untuk mengikuti SOP  yang berlaku terutama kewajiban dana kompensasi sesuai yang telah disepakati dari awal kepada masyarakat. Ia menegaskan, kedapatan melanggar akan dikenakan sanksi bahkan pencabutan Surat Perintah Kerja (SPK). 

"Sekarang ini ada 50 perusahaan waiting list (daftar tunggu) yang juga ingin menambang, maka perusahaan yang bekerja saat ini akan kami evaluasi kembali," tukasnya.(as/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL