Diam-diam, Pengusaha Tambang Laut di Toboali Salurkan Dana Kompensasi ke Masyarakat

Aston    •    Kamis, 25 Februari 2021 | 18:46 WIB
Lokal
Pertemuan PT Timah Tbk dengan seluruh pengusaha PIP di Toboali.(as/wb)
Pertemuan PT Timah Tbk dengan seluruh pengusaha PIP di Toboali.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Sebanyak 34 perusahaan mitra PT Timah Tbk yang diberikan izin  tambang laut Ponton Isap Produksi (PIP) di Perairan Sukadamai, Nelayan, dan Padang  Kecamatan Toboali menyalurkan dana kompensasi kepada masyarakat tanpa sepengetahuan PT Timah Tbk selaku pemberi izin penambangan. 

Hal itu terkuak dalam pertemuan PT Timah Tbk dengan seluruh perusahaan mitra timah, Kamis (25/2/2021) siang di salah satu hotel di Kota Toboali. 

Pada kesempatan itu PT Timah yang diwakilkan Pengawas Tambang PIP, Andika meminta kepada seluruh perusahaan agar setiap pemberian kompensasi kepada masyarakat ada pemberitahuan kepada pihaknya.

"Setiap ada pemberian kompensasi tolong diberitahukan kepada PT Timah, biar nanti ada pedampingan dari PT Timah, agar kami mengetahuinya," imbuh Andika.

Hal itu bertujuan agar dana kompensasi yang sudah menjadi kesepakatan antar perusahaan dengan masyarakat  terpantau oleh PT Timah selaku pemberi izin sekaligus menjadi bahan evaluasi.

PT Timah Tbk telah menerbitkan 200  surat perintah kerja (SPK) atau 200 unit PIP kepada 34 perusahaan dan telah beroperasi lebih dari satu bulan. 

Dan dalam kesepakatan dengan masyarakat, perusahaan memberikan dana kompensasi yang mana besaran bervariasi di setiap wilayah kerja. Seperti di wilayah kerja laut Padang dikabarkan sebesar 15 persen dari nilai total produksi, laut Nelayan sebesar 20 persen dari nilai total produksi, sementata di laut Sukadamai dikabarkan sebesar Rp 3.500, per/kilogram timah basah. 

Dana kompensasi tersebut diserahkan kepada panitia dan panitia lah yang bertugas memberikan kepada masyarakat  termasuk mendata masyarakat penerima dana kompensasi. Dana diberikan dalam bentuk uang dan ada berbentuk sembako. Hanya saja, sudah satu bulan beroperasi belum ada laporan resmi baik dari panitia, pemerintah kelurahan maupun PT Timah berapa nilai dana kompensasi yang diterima masyarakat dari 200 unit PIP tersebut.(as/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL