Kompensasi KIP Diberikan Langsung ke Masyarakat, Desa Belo Laut Kondusif

Chairul Aprizal    •    Jumat, 19 Februari 2021 | 07:37 WIB
Lokal
Caption: Aksi penolakan warga kontra KIP di Kantor Desa Belo Laut beberapa waktu lalu. (dok)
Caption: Aksi penolakan warga kontra KIP di Kantor Desa Belo Laut beberapa waktu lalu. (dok)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Kepala Desa Belo Laut, Ibnu menyebutkan saat ini  masyarakatnya dalam keadaan kondusif terkait keberadaan kapal Isap Produksi (KIP) yang beroperasi di Perairan Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Hal ini lantran sebelumnya, sempat adanya penolakan dari warga yang kontra KIP yang melakukan aksi demonstrasi beberapa kali hingga mengakibatkan beberapa pendemo dipanggil ke Polres Bangka Barat akibat melakukan pengerusakan aset pemerintah Desa.

"Setahu saya masih jadi tunggakan perkara, mobil (Milik Desa-red) yang keluar itupun masih pinjam pakai barang bukti statusnya" kata Kades Belo Laut, Kamis (18/2/2021).

Ibnu menuturkan, sekarang sudah tidak terdengar lagi warga yang menolak keberadaan KIP semenjak sistem pemberian uang tunai kepada warga dikirim langsung ke rekening penerima.

"Kalau sekarang sih sudah kondusif, kalau ada atau tidaknya lagi kita tidak bisa mastikan juga, cuma kalau sekarang sih kondusif itu saja," ungkapnya.

"Sistem yang diterapkan sekarang kan memang langsung ke masyarakat, mungkin dampaknya disitulah masyarakat merasakan langsung manfaatnya," sambung Kades.

Ibnu mengakui Pemerintah Desa sangat terbantu dengan hadirnya KIP tersebut karena masyarakat Belo Laut yang luas dan penduduknya terbilang padat dengan adanya bantuan-bantuan termasuk uang tunai dari penghasilan KIP itu dapat meringankan beban Pemerintah Desa.

"Minimal ada manfaatnya, saya secara pasti terkait kemarin yang menolak apakah dapat (uang tunai-red) atau tidak saya juga tidak ini karena kan disitu ada panitia," jelasnya.

Menurutnya, sesuai keinginan Pemerintah Desa dengan hadirnya KIP dapat membantu kegiatan Pemerintahan Desa Belo Laut berupa fisik. 

Diakui Ibnu, sejauh ini KIP tersebut sudah memberikan beberapa bantuan diantaranya tenda kematian dan proposal untuk pembangunan mushola yang dalam waktu dekat akan direalisasikan.

"Kalau berbentuk uang (bantuan-red)  ke Desa memang kami itu kepengennya berbentuk kegiatan atau barang. Permintaan Desa seperti itu karena memang ada dialokasikan ke Desa cuma untuk updatenya kita belum dapat itu aja," ujarnya.

Ibnu berharap hadirnya KIP di Belo Laut ini masyarakat tetap dapat menjaga kondusifitas dan Kades menginginkan setiap kegiatan yang ada di Desa agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL