Dua Penambang di Laut Mengkubung Diamankan Polisi

Dwi H Putra    •    Kamis, 18 Februari 2021 | 10:07 WIB
Lokal
Caption: Polsek Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengamankan dua orang laki-laki yang melakukan penambangan ilegal di Laut Mengkubung, Kamis (18/2/2021) dini hari. (dwi/wb)
Caption: Polsek Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengamankan dua orang laki-laki yang melakukan penambangan ilegal di Laut Mengkubung, Kamis (18/2/2021) dini hari. (dwi/wb)

BELINYU, www.wowbabel.com -- Polsek Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengamankan dua orang laki-laki yang melakukan penambangan ilegal di Laut Mengkubung, padahal sebelumnya sudah diberikan imbauan baik secara lisan mau pun spanduk peringatan. 

Kapolsek Belinyu, Kompol Noval Nanusa Gegoh, mengatakan diamankannya kedua penambang ilegal tersebut, setelah pihaknya pada Selasa (16/2/2021) sekira pukul 15.00 wib mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada aktifitas penambangan di Laut Mengkubung di malam hari.

"Ternyata masih saja ada warga yang membandel atau tidak mengindahkan imbauan tersebut, malah beraktivitas pada malam hari," kata Kompol Noval di Belinyu, Kamis (18/2/2021). 

"Dari laporan itu, anggota pun melakukan penyelidikan ke lapangan," ujarnya. 

Lanjutnya, anggota pada (17/2/2021) sekitar pukul 01.00 wib sampai pukul 05.00 wib melakukan pengintaian, guna menangkap pelaku tambang, namun belum membuahkan hasil.

Kemudian pada Kamis (18/2/2021) pukul 00.30 wib, Unit Reskrim Polsek Belinyu kembali melakukan pengintaian di sekitar Laut Mengkubung dan berhasil mendapati dua orang laki-laki yang sedang menambang.

"Diketahui yang berperan sebagai pemilik tambang inisial E (21) dan pekerjanya inisial BK (43) keduanya warga Dusun Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu," jelas Kompol Noval. 

"Selain kedua pelaku turut diamankan barang bukti pasir timah seberat kurang lebih 6 kg, 1 unit mesin robin merk Yasuka warna orange, 2 lembar karpet, selang ulir sepanjang kurang lebih 1 meter," paparnya. 

"Kedua pelaku tambang ilegal ini dikenakan Pasal 158 UU RI No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara," pungkas Kompol Noval. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL