Satu Lagi Warga di Bangka Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Dwi H Putra    •    Minggu, 24 Januari 2021 | 19:41 WIB
Lokal
Caption: Pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka,  MSL (69) perempuan warga Parit Padang Kecamatan Sungailiat di TPU Jelitik sesuai protokol Covid-19. (IST)
Caption: Pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka, MSL (69) perempuan warga Parit Padang Kecamatan Sungailiat di TPU Jelitik sesuai protokol Covid-19. (IST)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Salah seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) meninggal dunia, sehingga total pasien meninggal saat ini mencapai 14 orang. 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan pasien meninggal dunia atas nama MSL (69) perempuan warga Parit Padang Kecamatan Sungailiat, jenazah dikebumikan di TPU Jelitik sesuai protokol Covid-19. 

"Jadi dari 1.094 kasus di Kabupaten Bangka, sebanyak 1.032 orang dinyatakan sembuh, 48 dalam perawatan dan 14 meninggal dunia," kata Boy Yandra di Sungailiat, Minggu (24/1/2021). 

Lanjutnya terkait penambahan kasus, terdata hari ini sebanyak 13 kasus berasal dari Kecamatan Pemali sebanyak empat orang, Merawang satu orang, Mendo Barat sebanyak enam orang, Sungailiat dan Belinyu masing-masing satu orang. 

Sedangkan pasien dinyatakan sembuh sebanyak 16 orang diantaranya dari Kecamatan Sungailiat sebanyak lima orang, Pemali sebanyak empat orang, Mendo Barat sebanyak enam orang dan Belinyu satu orang. 

"Upaya yang sudah dilakukan hingga saat ini oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka yakni melakukan rapid test antigen sebanyak 1.920 kali, rapid test antibody sebanyak 34.563 kali dan swab sebanyak 5.317 kali atau 16,68 persen," jelas Boy Yandra. 

Sementara itu, vaksin Covid-19 sudah diberikan kepada ke tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan sebanyak 1.926 dari 1.780 sasaran, jika dikalkulasikan maka sudah 72,8 persen tersisa 448 orang yang belum paksinasi. 

"Insya Allah vaksinasi tahap kedua terhadap forkopimda akan dilaksanakan pada 29 Januari 2021, tidak ada reaksi atau gejala apapun, sehingga masyarakat jangan takut apabila nanti paksinasi," paparnya. 

"Jangan ragu, apabila menerima info hoaks tentang vaksinasi segera berkonsultasi ke tenaga kesehatan terdekat, semoga Kabupaten Bangka bisa segera kembali ke zona hijau," pungkas Boy Yandra. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL