Wagub Babel dan Jasa Raharja Bakal Serahkan Santunan Ahli Waris Yulian Andika

Firman    •    Jumat, 22 Januari 2021 | 14:42 WIB
Lokal
Caption: Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abduk Fatah saat menerima kedatangan jenazah Yulian Andika korban Sriwijaya Air SJ 182 di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Jumat (22/1/2021). (fn/wb)
Caption: Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abduk Fatah saat menerima kedatangan jenazah Yulian Andika korban Sriwijaya Air SJ 182 di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Jumat (22/1/2021). (fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Yulian Andika tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang disambut langsung oleh Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah dan keluarga korban, Jumat (22/1/2021).

Jenazah Yulian Andika (33) pramugara Sriwijaya Air ini, merupakan salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, di perairan Pulau Seribu, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Abdul Fatah dirinya menyampaikan bela sungkawa atasnama pribadi dan Pemerintah Provinsi Babel, turut berdukacita kepada pihak keluarga almarhum atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

"Almarhum Yulian Andika ini merupakan korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh berapa waktu lalu, dan hari ini kami pihak pemerintah provinsi, telah menyerahkan jenazahnya untuk dimakamkan pihak keluarganya, di Kabupaten Bangka," ungkap Abdul Fatah.

Wagub menyampaikan, Ia bersama pihak Jasa Raharja nanti akan langsung ke rumah keluarga korban.

"Nanti saya bersama pihak Jasa Raharja akan menyerahkan asuransi kepada ahli waris almarhum, selesai pemakaman nanti sore," katanya.

Selain itu dijelaskannya, sebelumnya pihak pemerintah provinsi bersama Jasa Raharja juga sudah menyerahkan asuransi jiwa bagi korban Sriwijaya lainnya yang ada di Kota Pangkalpinang.

"Berapa hari yang lalu, kami juga sudah melakukan hal yang sama dengan penyerahan santunan kepada ahli waris korban lainnya," terang Wagub.

"Sekali lagi kami mengucapkan belasungkawa dan turut berdukacita atas musibah ini, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan dan ditempatkan di surga, buat keluarga yang ditinggalkan semoga tetap tabah," pesan Abdul Fatah.

Sementara itu Kepala Jasa Raharja Cabang Bangka Belitung, Agus Doto Pitono menyampaikan, setiap korban yang  meninggal dunia memperoleh santunan sebesar Rp 50 juta rupiah

"Santunan itu sebagai bentuk Perlindungan Dasar Pemerintah sebesar Rp.50 juta rupiah dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15 Tahun 2017," terang Agus.

Ia juga menyebutkan, jumlah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang telah teridentifikasi tim DVI saat ini ada 47 orang.

"Kami pun pihak Jasa Raharja sudah menyerahkan 41 santunan bagi yang sudah diidentifikasi," ungkapnya.

"Untuk Provinsi Babel, total ada enam orang, dari enam orang tersebut, satunya diserahkan oleh Jasa Raharja Sumatera Selatan, dan di Babel baru tiga yang kita serahkan, karena duanya belum teridentifikasi," ujar Agus Doto Pitono. (fn/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL