Analisis Prediksi Harga Timah Tembus 25.500 USD

Tim_Wow    •    Jumat, 22 Januari 2021 | 16:05 WIB
Ekonomi
Caption: Balok Timah. (dok/wb)
Caption: Balok Timah. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Harga Timah dunia terus menguat di pasar timah Metal Exchange (LME). Pada pembukaan penjualan Jumat (22/1/2021) pagi. Harga timah untuk kontrak tiga bulan menembus 22.115 USD per metrik ton.

Tak saja di pasar LME,  timah bersama logam lainnya juga naik di pasar Shanghai Future Exchange (SHF). Timah menguat 1,13% dari harga sehari sebelumnya.

“Pasar khawatir terhadap kekurangan pasokan sehingga timah di LME rakan akan bertahan di  tren yang kuat. Terlihat sejak kemarin harga sudah mencapai  22.000 USD  per metrik ton,” tulis Shanghai Metals Market. 

Sedangkan MetalBulletin.com melaporkan harga timah berjangka di  LME  sejak Kamis (21/1/2021) mendekati level tertinggi sejak tujuh tahun terakhir  di atas  22.000 USD per metrik  ton. 

"Analisis kami menunjukkan bahwa harga timah LME bisa naik hingga  25.500 USD per metrik ton pada kuartal pertama sebelum mengalami konsolidasi yang berarti di bulan-bulan mendatang," kata Boris Mikanikrezai analis Fastmarkets.

Harga yang terus naik ini akan bertahan dalam beberapa bulan kedepan sebelum negara di Eropa dan Amerika memasuki musim panas pada Juni-Agustus.

"Menurut kami, harga timah LME bisa turun menjadi sekitar  20.000 USD per ton di pada musim panas," ujar Boris.

Harga timah yang terus menguat berpengaruh terhadap kondisi dalam negeri. Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/1), saham TINS (Timah Tbk) ditutup naik menjadi  Rp 2.360 per saham. Dibandingkan dengan penutupan sehari sebelumnya, Rabu (20/1), harga saham TINS naik 3,06% dari Rp 2.290.

Dihitung sejak tujuh hari yang lalu sejak 14 Januari 2021, harga saham TINS kemarin sudah naik 4,42 % dibanding harga saat itu (Rp 2.260). Begitu pula, jika kita hitung sejak 30 hari yang lalu pada 21 Desember 2020  harga saham emiten ini sudah naik 47,96%, dari semula (Rp 1.595).

Adapun sejak setahun lalu (21 Januari 2020) harga saham TINS sudah naik 187,80% dari harga saat itu (Rp 820). (wb)



MEDSOS WOWBABEL