Warga Rela Sewa Alat Berat Pindahkan Makam Jenazah Pasien Covid-19

Dwi H Putra    •    Jumat, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
Lokal
Pemakaman salah satu pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka.(dok)
Pemakaman salah satu pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka.(dok)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Jenazah positif Covid-19 yang baru selesai dimakamkan di Lingkungan Senang Hati, Kelurahan Srimenanti Sungailiat, Kabupaten Bangka, terpaksa dibongkar kembali dan dipindahkan ke lokasi lain yang masih dalam satu tempat pemakaman.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan pembongkaran dilakukan karena ada komplain dari salah seorang warga yang tidak jauh dari lokasi pemakaman umum. 

Makam jenazah RR (63) warga Kampung Jawa Sungailiat yang meninggal terkonfirmasi positif covid-19 pada Kamis (7/1/2021) ini dimakamkan didekat tembok pembatas lahan milik salah satu warga setempat.

"Ini karena terjadi mis komunikasi saja antara pihak yayasan perkuburan dengan pemilik rumah salah satu warga yang kebetulan dekat dengan tempat pemakaman tersebut," ungkap Boy Yandra di Sungailiat, Jum'at (8/1/2021).

"Karena pemakaman tersebut tidak ada izin dengan tetangga pemilik lahan setempat, sehingga tetangga minta dipindahkan yang agak jauh sedikit dari tembok pembatas tempat yang bersangkutan," tuturnya.

Pembongkaran dan pemindahan pemakaman tersebut pun disiapkan alat berat berupa PC mini oleh warga bersangkutan, sehingga mempermudah pembongkaran dan penggalian lubang makam yang baru. 

"Pihak keluarga almarhum RR (63) pun menerima dengan baik pembongkaran dan pemindahan pemakaman tersebut," jelas Boy Yandra. 

"Dan proses pembongkaran dan pemindahannya berjalan dengan baik dan lancar hingga selesai sore hari," paparnya. 

Pihaknya mengimbau pihak kecamatan dan desa mohon bantuannya, seketika ada warga atau pun masyarakatnya yang meninggal dunia terkonfirmasi positif covid-19, untuk dapat mempersiapkan tempat pemakaman dengan baik.

"Sehingga proses pemakaman di lapangan nantinya tidak ada permasalahan, baik itu lingkungan maupun tempat dikebumikan," tukas Boy Yandra. 

"Total sudah 10 warga meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 yakni empat orang dari Kecamatan Belinyu, dua orang dari Kecamatan Mendobarat, satu orang dari Kecamatan Pemali dan tiga orang dari Kecamatan Sungailiat," pungkasnya. (dwi/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL