Pilkada Bangka Barat 2020: Pemberi dan Penerima Uang Kena Sanksi Pidana

Caption: Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Ekariva Annas Asmara. (rul/wb)
Caption: Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Ekariva Annas Asmara. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Ekariva Annas Asmara menyatakan apabila kedapatan ada pasangan calon yang melakukan politik uang maka penerima dan pemberi akan mendapatkan sanksi pindana. 

"Politik uang yang memberi dan menerima itu kena pidana hukumnya, ada hukumnya itu," ucap Annas, Jumat, (23/10/2020).

Annas menjelaskan, sanksi bagi pemberi dan penerima sesuai dengan Undang-undang 10 tahun 2016, setiap orang yang dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang itu akan dikenakan sanksi 36 bulan penjara.

"Paling lama 72 bulan penjara sama pasalnya sama pemberi dan penerima dan kemudian denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar," ungkapnya.

"Yang menerima sanksi hanya pemberi dan penerima. Kalau pelapor tidak kena sanksi, tapi yang memberi dan menerima jadi masyarakat jangan salah informasi," sambung Annas. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL