Mobil Bermuatan Air Mineral Terbalik, Tiga Korban Luka dan Patah Kaki

Dwi H Putra    •    Rabu, 21 Oktober 2020 | 04:07 WIB
Lokal
Peristiwa kecelakaan di ruas jalan raya Desa Neknang Kecamatan Bakam.(ist)
Peristiwa kecelakaan di ruas jalan raya Desa Neknang Kecamatan Bakam.(ist)

BAKAM, www.wowbabel.com - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengakibatkan korban luka berat kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). 

Peristiwa yang terjadi Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 10.30 WIB di jalan raya Pangkalpinang - Muntok tepatnya di Desa Neknang Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka tersebut, menyebabkan tiga korban mengalami luka berat, luka ringan dan patah kaki. 

"Benar ada lakalantas mengakibatkan tiga korban mengalami luka-luka dan patah kaki, saat ini masih ditangani unit laka Polres Bangka," kata Kasat Lantas Polres Bangka, Iptu Nannang di Sungailiat, Selasa (20/10/2020) malam. 

"Dalam lakalantas ini terduga tersangka yakni sopir mobil merk Hino warna hijau nopol BN 8824 PT milik perusahaan air minuman kemasan VIZ yang dikemudikan Yuliano Romantika (41) warga Jalan Suka Makmur Kelurahan Mangkol Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah," ujarnya. 

Lanjutnya, berdasarkan laporan dan hasil pemeriksaan di lapangan, mobil merk Hino warna hijau nopol BN 8824 PT milik perusahaan minuman PT. VIZ yang dikemudikan Yuliano berpenumpang Kundar Riady dari arah Pangkalpinang menuju Muntok.

Kemudian ketika melintasi jalan Desa Neknang, mobil turun ke berem jalan sebelah kiri dan mengenai pengendara sepeda motor honda tanpa nopol yang dikendarai Saidon (60) warga Desa Neknang yang dalam keadaan berhenti.

Setelah menyenggol pengendara, lalu mobil oleng ke kanan jalan dan menabrak rumah warga setempat. 

"Akibat lakalantas ini, Yuliano mengalami patah kaki kanan, Kundar mengalami patah kaki kiri dan kanan di rawat di RS Bakti Timah Pangkalpinang, sedangkan Saidon mengalami luka di kepala, luka robek di tangan kanan, serta rumah warga rusak dibagian depan," jelas Kasat Lantas. 

"Tersangka dikenakan Pasal 310 ayat (3 ) dan Pasal 310 ayat (1) UU No 22 Tahun 2009, kerugian tersangka ditaksir sebesar Rp 50 juta sedangkan korban sebesar Rp 20 juta, barang bukti masih diamankan di Satlantas Polres Bangka untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL