Komplotan Penipu Cek Palsu Incar Toko Emas di Belitung

Dwi H Putra    •    Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:54 WIB
Lokal
Caption: Tiga tersangka pelaku penipuan berkedok cek palsu diamankan Polres Bangka. (dwi/wb)
Caption: Tiga tersangka pelaku penipuan berkedok cek palsu diamankan Polres Bangka. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Berhasil menipu dengan modus cek palsu di Sungailiat dan Muntok, Budiman (73)  warga Jakarta Barat bersama dua rekannya kembali melancarkan aksi di salah satu toko emas yang ada di Tanjung Pandan Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dengan menggunakan modus yang sama, yakni sistem COD dengan cek palsu. 

Ketiga tersangka diantaranya Hans Wijaya (55), Lie Jun Tjong alias Ayun (45) dan Budiman (73), ternyata sudah memiliki tugas masing-masing dalam melancarkan aksi mereka menipu bermoduskan COD dan cek palsu. 

"Di daerah yang didatangi setibanya, kami langsung memantau sasaran di pasar, setelah ketemu toko yang menjadi sasaran, kami langsung bagi tugas, ada yang bagian mantau toko, ada yang bertugas sebagai penelpon dan satu orang lagi sebagai eksekutor," aku Budiman di Sungailiat, Selasa (20/10/2020). 

"Seperti di Muntok dan Sungailiat, kami tiba langsung beraksi selanjutnya melarikan diri ke kota atau daerah lainnya," ujarnya. 

Lanjut Budiman, mengapa toko obat dan toko emas yang menjadi sasaran aksi penipuan bermodus COD dan cek palsu, karena obat-obatan dan emas mudah dibawa dan bisa dijual dengan cepat di Jakarta. 

Tersangka juga mengaku nekad menggunakan aksi penipuan tersebut lantaran tidak memilik pekerjaan di Jakarta dan rencananya hasil barang yang mereka jual nanti untuk berjudi. 

"Kalau emas sama obat-obatan itu kan barangnya kecil dan harganya mahal, makanya yang mejadi sasaran kami, untuk cek palsu kami dapat dari teman di Jakarta," tuturnya. 

"Kami juga sudah mencari target toko emas di kawasan Pasar Tanjung Pandan Belitung," tambahnya. 

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah emas antam seberat 100 gram, dua kotak obat Pien Tze Huang, sembilan buah kartu perdana, lima buah handphone dengan berbagai merek dan 21 lembar diduga cek palsu dari tiga bank.

Ketiga tersangka yang merupakan kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP, yang terjadi di wilayah Sungailiat dan Muntok, akhirnya meringkuk di ruang tahanan Mapolres Bangka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL