Aksi Trio Penipuan Cek Kosong Berakhir di Tanjung Pandan

Dwi H Putra    •    Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:38 WIB
Lokal
Caption: Pelaku penipuan cek kosong diamankan Polres Bangka. (dwi/wb)
Caption: Pelaku penipuan cek kosong diamankan Polres Bangka. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Aksi penipuan bermoduskan COD dan cek kosong sudah diketahui pihak kepolisian, aksi trio penipuan yakni Hans Wijaya (55), Lie Jun Tjong Alias Ayun (45) dan Budiman (73) ketiganya warga Jakarta Barat, pun berakhir setelah diringkus Tim Opsnal/ Buru Sergap (Buser) Polres Bangka didepan salah satu Hotel Tanjung Pandan Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berikut sejumlah barang bukti senilai ratusan juta rupiah.

Pengejaran trio penipuan ini, berawal dari laporan polisi yang terjadi di Muntok Kabupaten Bangka Barat dan Sungailiat Kabupaten Bangka. 

Tim Opsnal Polres Bangka berdasarkan laporan dan video aksi pelaku yang terekam CCTV, melarikan diri menggunakan satu unit mobil berwarna hitam dengan ciri-ciri tertentu langsung melakukan pengejaran ke Pangkalpinang.

Selama empat malam, Tim Opsnal Polres Bangka dipimpin Kanit Buser Polres Bangka, Ipda Judit bersama Kanit Tipiter Polres Bangka, Ipda Dana bersama anggota mengelilingi kota Pangkalpinang dengan sasaran penginapan dan tempat persembunyian para pelaku. 

Akhirnya, berdasarkan informasi masyarakat ketiga pelaku sudah melarikan diri ke Tanjung Pandan Belitung, berbekal informasi tersebut pada Minggu (18/10/2020) tim terbang ke Belitung menggunakan penerbangan jadwal pagi. 

Berselang beberapa jam kemudian, aktivitas pelaku berhasil diketahui, tim langsung bergerak dan mengikuti pelaku yang mengendarai mobil sewaan balik ke penginapan tempat mereka bersembunyi. 

Pelarian trio penipuan ini pun berakhir, setelah tim menemukan sejumlah barang bukti di kamar tempat pelaku menginap diantaranya satu buah emas antam seberat 100 gram, dua kotak obat Pien Tze Huang, sembilan buah kartu perdana, lima buah handphone dengan berbagai merek dan 21 lembar diduga cek palsu dari tiga bank.

Para pelaku pun langsung diamankan di Mapolres Belitung, kemudian dibawa ke Mapolres Bangka guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Ketiganya diringkus berdasarkan laporan yang terjadi di wilayah Sungailiat dan Muntok, saat ini ketiga tersangka diamankan di Mapolres Bangka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kanit Buser Polres Bangka, Ipda Judit di Sungailiat, Selasa (20/10/2020). 

Dijelaskan Ipda Judit, sebelumnya pada hari Kamis (14/10/20) ketiga tersangka melakukan aksi penipuan tersebut di wilayah Muntok Bangka Barat, membeli obat-obatan tradisional senilai kurang lebih Rp 30 juta.

Modus tersangka setelah menemukan toko yang menjadi sasaran langsung menghubungi pemilik toko menggunakan handphone dan menanyakan barang yang mereka inginkan, kemudian menawarkan barang sitem Cash On Delivery (COD).

Setelah mendapatkan barang yang diinginkannya tersangka membayar dengan menggunakan cek, beberapa jam kemudian pemilik toko yang mengetahui cek yang mereka terima ternyata palsu langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Muntok

Tidak berhenti sampai disitu, ketiga tersangka kembali melakukan aksinya di Kota Sungailiat dengan membeli satu buah emas antam seberat 100 gram di salah satu toko emas di pasar Sungailiat, saat melakukan aksinya ketiga tersangka kembali melakukan dengan modus yang sama, dimana menawarkan sistem COD kepada pemilik toko.

"Nah, ketika beraksi di Sungailiat ini lah, kami bisa mengetahui wajah tersangka dari rekaman CCTV, kemudian langsung melakukan pengejaran terhadap para tersangka," pungkas Ipda Judit. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL