Putus Penyebaran Covid-19, Pemkab Bangka Keluarkan Lima Peraturan

Dwi H Putra    •    Senin, 19 Oktober 2020 | 19:03 WIB
Lokal
Caption: Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Senin (19/10/2020). (dwi/wb)
Caption: Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Senin (19/10/2020). (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Pemerintah Kabupaten Bangka melakukan berbagai upaya untuk menekan penularan Covid-19 di Bangka, diantaranya dengan melakukan puluhan ribu rapid test dan ribuan swab gratis. 

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bangka juga telah mengeluarkan lima peraturan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Untuk pemeriksaan rapid tes gratis yang dimulai sejak awal Juni 2020 hingga 19 Oktober 2020 sebanyak 21. 012 yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka, sedangkan sebanyak 5.986 dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka dengan total sebanyak 26.998 tes. 

Sedangkan untuk swab yang dilaksanakan Pemkab Bangka sebanyak 1.517 swab atau 4,75 perseribu jumlah penduduk daerah itu, dan hal tersebut sudah melebihi target world health organization (WHO) yakni 1 perseribu penduduk. 

Saat ini, diketahui jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangka mencapai 132 orang dan sudah sembuh sebanyak 116 sedangkan 16 orang masih diisolasi di rumah sakit dan karantina. 

"Semua kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai aturan dan perundang-undangan, yang dikeluarkan Pemkab Bangka," kata Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra di Sungailiat, Senin (19/10/2020). 

Lanjutnya, upaya dilakukan Pemkab Bangka melalui dalam memutuskan penularan wabah Covid-19 diantaranya dengan Peraturan Bupati (Perbup) SK No. 188.45/913/BPBD/2020 tentang Standar Operasional Prosedur Pelaksanaan Rapid Test Covid-19 Gratis di Bangka, Perbup SK No. 188.45/914/BPBD/2020 tentang Pelaksanaan Rapid Test Covid-19 Gratis Bagi masyarakat di Bangka, Perbup Nomor 38 tahun 2020 Pedoman Penegakan Disiplin Protokol Covid-19 di Bangka. 

Kemudian, Perbup Nomor 50 tentang perubahan peraturan Bupati bangka nomor 38 tahun 2020  tentang Pedoman Penegakan Disiplin Protokol Covid-19 di Bangka, serta Surat Edaran (SE) Nomor 440/4855/dinkes/ 2020 tentang  Peningkatan Kewaspadaan dan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Dalam Pecegahan dan Penanganan Covid-19 di Bangka. 

"Jadi, semua sudah dilakukan dalam memutuskan penyebaran Covid-19 di Bangka ini, maka dari itu semua yang sudah dilakukan jika tanpa dukungan masyarakat dan semua pihak akan sia-sia," jelasnya. 

"Untuk itu kami selalu mengimbau dan mengajak masyarakat, agar dapat menerapkan serta meningkatkan 3M demi kebaikan bersama," pungkas Boy Yandra. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL